Acara ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi di bulan Ramadan, tetapi juga sekaligus perayaan ulang tahun Bupati Kukar ke-60 tahun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat juga ikut meramaikan acara.
Dalam sambutannya, Bupati Kukar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para undangan serta doa yang diberikan.
“Saya ucapkan terimakasih, melalui momentum ini sebagai ajang mempererat kebersamaan dan sinergi antar sesama,” bebernya.
Acara diawali dengan tausiyah singkat oleh seorang ustadz setempat, sekaligus dihadiri santri dan Tahfidz Al-Anshar membaca Al-Quran bersama.
Menjelang Adzan Maghrib, seluruh hadirin menikmati hidangan buka puasa bersama. Setelah itu, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur atas bertambahnya usia Bupati Kukar.
Acara kemudian dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah dan diakhiri dengan ramah tamah. Suasana kekeluargaan terasa kental, mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Dengan adanya acara ini, diharapkan kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat semakin kuat dalam membangun Kutai Kartanegara yang lebih baik.
Di balik buka puasa tersebut, terdapat puluhan santri Al-Anshar merupakan santri yang di didik untuk program satu desa satu tahfidz, mereka semua menikmati momen berbuka pun terasa semakin spesial karena mereka bisa menikmatinya bersama teman-teman dan para ustaz. Salah seorang santri, Aisyah, mengungkapkan kebahagiaannya bisa mengikuti acara ini.
“Senang sekali bisa buka puasa bersama seperti ini, dan Barakallah fii umrik untuk bapak Bupati Edi, semoga bisa terus membimbing kami menjadi tahfidz yang bermanfaat di masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin