Pelantikan yang dirangkai Ordinary Kongres Askab PSSI Kukar ini dihadiri Bupati Kukar Edi Damansyah, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji M Arifin, Wakil Ketua Asprov PSSI Kaltim Safruddin Duntu beserta jajaran, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni, unsur Forkopimda beserta perwakilan pengurus cabang olahraga (cabor), perwakilan klub sepak bola anggota Askab PSSI Kukar, para vooters beserta para tamu undangan.
Bupati Kukar Edi Damansyah usai menyaksikan langsung pelantikan pengurus Askab PSSI Kukar 2024-2028 dibawah komando Thauhid Afrilian Noor ini mengucapkan selamat bekerja kepada kepengurusan yang baru. “Karena setelah pelantikan ini dilakukan ordinary kongres artinya ada pembahasan program kerja, saya berharap program kerjanya yang konkret-konkret saja dan lebih besar kepada bagaimana konsep program kegiatan pembinaannya karena saya memahami kalau pembinaannya baik pasti hasilnya baik,” kata Edi.
Kemudian orang nomor satu Kukar ini meminta kepada seluruh jajaran pengurus Askab PSSI Kukar, tolong dipertahankan Kutai Kartanegara mendapatkan medali emas pada saat pekan olahraga provinsi Kalimantan Timur. “Tolong dipertahankan emas di Porprov, itu saja tidak perlu diarahkan karena (pengurus Askab, red) sudah tua-tua, dan karena kan penggila bola semua,” ucap Bupati.
Pada momen pelantikan ini, Edi juga sepakat dengan yang disampaikan oleh Ketua Askab PSSI Kukar yang berencana menjadikan Stadion Rondong Demang menjadi pusat dalam pembinaan sepak bola di Kukar.
“Untuk stadion itu saya ingat persis pengurus yang lalu itu saya setuju itu dijadikan tempat markasnya Askab, kami sudah setuju namun gimana proses administrasinya nanti dicek lagi,” tegas Edi.
Dalam kata sambutannya usai melantik secara resmi, Ketua Asprov PSSI Kaltim Said Amin yang diwakilkan oleh Wakil Ketua Asprov PSSI Kaltim Safruddin Duntu mengapresiasi kepengurusan baru Askab PSSI Kukar karena menjadi asosiasi kabupaten kota yang pertama kali menggelar kongres di Kaltim. Ini bukti keseriusan pengurus dalam menjalankan program kerja ke depan.
“Arahan dari ketua pentingnya pembinaan usia dini yakni dari SSB dan mempersiapkan talenta yaitu piala soeratin u-13 u-15 dan u-17 alhamdulillah kemarin u-17 yang mewakili dari Kutai Kartanegara, kemudian mudah-mudahan nanti untuk pelaksanaan Porprov di Kabupaten Paser 2026 Kutai Kartanegara dapat mempertahankan emas lagi, saya harap seluruh ketua dan pengurus bisa mempertahankan bagaimana bisa juara lagi,” harap Safruddin.
Sementara itu Ketua Askab PSSI Kukar Thauhid Afrilian Noor menegaskan pihaknya siap bekerja dan menjalankan apa yang menjadi harapan Bupati Kukar yakni membina dan mencetak talenta sepak bola yang hebat asli dari anak-anak lokal Kukar.
“Salah satu kebanggaan dan respek pak Bupati adalah kita membina dan mencetak pemain hebat asli lokal, saya berpesan kepada pengurus untuk bekerja secara efektif sesuai job desk nya dan kita pertahankan lagi emas di Porprov yang tentu menggunakan pemain lokal asli Kutai Kartanegara,” tegas Toi sapaan akrab Ketua Askab PSSI Kukar yang juga selaku Ketua Klub Kartanegara FC ini. (Adv)
Editor: Aspian Nur