Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, sebagai pendamping ke sekolah-sekolah yang terlibat sekaligus memastikan program tersebut diberikan secara tepat.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno mengatakan pelaksanaan awal program ini di fokuskan di wilayah Tenggarong dengan melibatkan enam sekolah SMPN 1 dan SMPN 2, sedangkan tingkat dasar SDN 001, SDN 003, SDN 011 dan SDN 018 Tenggarong.
"Kami mendapatkan arahan dari tim koordinator BGN (Badan Gizi Nasional) telah menyediakan 3.310 porsi makanan begizi untuk siswa di sekolah-sekolah, langkah ini mendukung perkembangan gizi anak," jelasnya, Jumat (21/2/2025).
Dalam pelaksnaan MBG ini, Disdikbud Kukar menekankan pihaknya sebagai pendamping sedangkan dalam pelaksanaannya diatur dalam Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, seeta turut didukung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) Polres dan Kodim.
Sementara waktu pelaksanaan MBG ini diberikan setiap hari kecuali hari libur sekolah, dan disalurkan setiap pukul 11.00 WITA jam makan siang.
"Kami sejak sebulan yang lalu telah memberikan data-data sekolah se Kukar kepada Kasapel, yang pelaksanaannya diatur oleh pihak bersangkutan," tuturnya.
Ia menyebutkan di Kukar sendiri, memiliki jumlah sekolah yang cukup besar, baik negeri maupun swasta. Berikut rincian data sekolah yang telah disiapkan oleh Disdikbud Kukar SDN 443 sekolah, SMPN 109 sekolah, TK Negeri 29 sekolah. Total sekolah negeri maupun swasta lebih dari 1.000 sekolah.
Data ini telah diserahkan kepada Bupati, Kodim, dan pihak terkait guna mendukung perencanaan serta perluasan program ini.
"Harapannya program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak siswa, sehingga semakin banyak anak-anak di Kukar yang mendapatkan asupan gizi yang lebih baik," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur