Bambang menegaskan terkhusus kendaraan yang mengangkut logistik darurat bisa diarahkan melintasi jalur hauling batu bara milik PT Multi Harapan Utama (MHU), namun untuk teknisnya patut dipikirkan terkait keselamatan bersama baik itu keselamatan aktivitas perusahaan maupun masyarakat umum pengguna jalur alternatif ini.
“Untuk alternatif memakai jalur hauling MHU kita sadari memang cukup beresiko karena aktifitas hauling yang padat. Namun bisa dijadikan alternatif untuk kebutuhan jalur logistik mendesak dengan dipandu escort dari PT MHU,” tegasnya.
Diinformasikan sebelumnya, Pjs Bupati Kukar sebelum meninjau langsung kondisi di lapangan terkait jalan longsor di Desa Jembayan ini, dirinya memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Ahmad Junaidi, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, perwakilan Pemerintahan Desa Jembayan, serta perwakilan pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah terdekat di lokasi jalan longsor.
Saat ini upaya pengecoran jalan yang longsor tersebut telah dilakukan oleh pihak berwenang sebagai pengelola jalan nasional. Jalan yang terputus tersebut merupakan urat nadi perekonomian daerah, dimana keberadaannya tidak bisa dihentikan sepenuhnya, meskipun kondisinya saat ini cukup parah.
Kondisi jalan yang berada di bantaran sungai itu akan semakin parah ketika kondisi air pasang Sungai Mahakam terjadi yang menyebabkan jalan terendam air sungai, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.
“Kami harap perbaikan jalan bisa selesai pada Desember 2024, sehingga jalur ini bisa kembali dilalui kendaraan,” harap Bambang.
Kukar Miliki UHC Award, Asisten I Tegaskan Pemkab Kukar Komitmen Berikan Pelayanan Kesehatan Terbaik Bagi Masyarakat
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Asisten I Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat memastikan bahwa pelayanan bidang kesehatan kepada masyarakat merupakan hal utama yang dilakukan oleh Pemkab Kukar.
Hal ini tercermin dengan diraihnya Universal Health Coverage (UHC) Award 2024. “Ini sebagai bentuk kerja keras bersama Pemkab Kukar dan BPJS Kesehatan. Etam sama-sama berharap penghargaan UHC yang diraih pada tahun ini menjadi pelecut untuk fasilitas kesehatan di Kukar agar semakin baik lagi,” katanya, Rabu (4/12/2024).
Ke depan Pemkab Kukar bersama dinas instansi terkait akan terus berupaya memastikan seluruh penduduk Kukar tetap terjamin akses layanan kesehatan melalui Program JKN-KIS. “Kita Pemkab Kukar komitmen terus untuk memfasilitasi masyarakat Kukar dengan Program JKN-KIS daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kukar Ika Irawati mengatakan, saat ini pencapaian Universal Health Coverage UHC Kabupaten Kutai Kartanegara per 1 September 2024 sebanyak 816.220 jiwa dari jumlah penduduk semester II tahun 2023 sebanyak 788.133 jiwa atau sebesar 103,57 persen. Saat ini status aktif peserta Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 619.360 jiwa atau sebesar 78,59 persen dari jumlah penduduk semester 2 tahun 2023.
Sementara PBPU BP Pemkab Kukar, berdasarkan peserta terdaftar 78,11 persen status aktif berdasarkan Instruksi Bupati Kukar Nomor 1 Tahun 2022 tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional di Kabupaten Kukar dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2022.
Berdasarkan validasi data PBPU dan BP Pemda Kabupaten Kukar yaitu indikasi pindah domisili keluar tercatat 1.737 peserta sedangkan BBL belum pemutahiran NIK 891 peserta jadi total keseluruhan 2.628 peserta.
Data per 1 September 2024 telah masuk usulan non aktif sebanyak 1.662 jiwa dari Dinas Sosial Kabupaten Kukar. Total pertumbuhan peserta per 31 Agustus 2024 hingga 31 Desember 2023 tercatat 8.806 jiwa. Penetapan peserta PBI JK berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Sosial Republik Indonesia, terdapat penurunan peserta PBI JK setiap bulan, serta total PBI JK sampai 31 Agustus dibandingkan dengan jumlah peserta PBI JK hingga 31 Desember 2023 alami penurunan peserta sebanyak 9.906 jiwa.
Berkat koordinasi dan kolaborasi dari sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Kukar untuk memastikan predikat UHC Universal Health Coverage tetap terjaga di tahun 2025.
Peningkatan keaktifan peserta pendaftaran non aktif menunggak segmen lainnya implementasi program rehab bagi peserta PBPU mandiri menunggak, dukungan pengalokasian anggaran PBPU BP Pemda tahun 2025 dan cukup untuk 12 bulan, dukungan terkait pendistribusian surat pemberian informasi status kepesertaan JKN dari segmen PBI JK, adanya penguatan fungsi gate keeper dengan melakukan rasionalisasi rujukan ke FKRTL dan Implementasi Program Srikandi.
“Untuk itu, kami berharap dukungan kerjasama dan kolaborasi terkait khususnya kepada Pemkab Kukar dan dinas instansi terkait dapat terus berlanjut dan makin ditingkatkan lagi,” harap Ika.
BKPSDM Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen PPPK Jalur Orang Dalam
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah membuka seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepala BKPSDM Kukar Rachmadi didampingi Sekretaris Rokip S menyebutkan untuk informasi tahap awal dibuka sebanyak 4906 terdiri dari teknik umum tenaga kesehatan dan guru.
Dalam perekrutannya dilakukan secara keseluruhan dengan teknis komputerisasi sampai pada tahapan tesnya dengan cara Computers Assisted Test (CAT). Dalam artian calon PPPK yang diprioritaskan ialah tenaga honorer lepas dan non ASN di seluruh lingkungan OPD Kukar ini tidak bisa memanfaatkan orang dalam atau titipan dari pejabat tertentu sehingga bisa lolos menjadi PPPK. “Jadi kita (BKPSDM) ini tidak ada urusan, minta tolong ke Tuhan maha (saja) lagi sebut Rokip,” katanya.
Meskipun demikian peluang lolos menjadi PPPK masih terbuka lebar khususnya bagi para THL dan non ASN Kukar yang memang mendaftar di OPD tempat dirinya selama ini sudah mengabdi. Kemudian juga pihak dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) ini lanjut Rokip masih memberikan kelonggaran artinya yang lulus ini bukan mengacu pada passing grade tapi menggunakan perangkingan.
“Kalau sudah ditetapkan misalnya nilai 70 tapi yang bersangkutan hanya nilai 65 otomatis kan nggak lulus tapi yang sekarang tidak seperti itu sistemnya, sistem rangking artinya ketika dia di suatu OPD yang tersedia formasi ada 5 yang mendaftar maka kelimanya ini insya Allah pasti lolos semua tapi kalau misalnya ada lebih formasi 5 namun yang daftar 10, lima nya lolos di OPD situ, lima nya lagi disebar ke OPD lain berdasarkan sistem yang ada perangkingan,” tegasnya.
Pemdes Benua Puhun Realisasikan Penerangan Jalan Umum, Kades Harap Dishub dan Disperkim turut Membantu
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Penerangan Jalan Umum (PJU) memberikan pencahayaan buatan bagi warga pengguna jalan, sehingga warga merasa aman dalam melakukan aktivitas perjalanan di malam hari.
Selain itu juga pentingnya PJU bertujuan membantu mengurangi kecelakaan di malam hari dengan meningkatkan visibilitas. Dapat mengurangi kecelakaan pejalan kaki hingga sekitar 50 persen serta dapat membantu navigasi. Penerangan jalan juga membantu orang merasa aman dan dapat membantu mengurangi kejahatan.
Banyaknya fungsi dari manfaat PJU inilah menjadi dasar Pemerintah Desa (Pemdes) Benua Puhun Kecamatan Muara Kaman merealisasikannya di jalan kampung baik yang berada di sisi bantaran sungai maupun jalan menuju Lapangan Sepak Bola Gelora Haur Kuning serta akses jalan menuju Kampung Tanjung Karas, Kecamatan Muara Kaman.
“Untuk akses yang menuju Tanjung Karas kita pasang 30 titik dan akses yang di jalan kampung bantaran sungai sebanyak 56 titik,” kata Kepala Desa Benua Puhun, Ardinansyah kepada korankaltim.com, Selasa (12/11/2024).
Haji Nan sapaan akrab Kades Benua Puhun ini mengungkapkan, realisasi PJU ini bersumber dari dana desa dan pengerjaannya dimulai dari 8 Oktober 2024. Dalam teknis pemasangan PJU ini, pihaknya melibatkan partisipasi masyarakat desa dan perangkat desa di tingkatan RT.
“Semua RT bergerak kemudian LPM dan warga pun terlibat aktif karena memang ini menjadi kebutuhan bagi warga desa, dengan adanya penerangan di malam hari kan aktivitas masyarakat lebih mudah dan mampu mencegah hal-hal buruk seperti kenakalan remaja dan semacamnya,” ungkapnya.
Untuk pengisian voucher PJU setiap bulannya, Pemdes Benua Puhun menjalin kerja sama kolaboratif dengan salah satu perusahaan yang beroperasi di desa setempat. Pihaknya berharap PJU ini tidak hanya sampai disini saja, mengingat Desa Benua Puhun juga berdampingan dengan desa tetangga yakni Rantau Hempang dan Teratak.
“Masih sangat diperlukan lagi untuk akses lain yakni jalan penghubung antar desa yang menuju Tanjung Karas dan Desa Teratak, kami berharap Dinas Perhubungan dan Dinas Perkim bisa membantu merealisasikannya,” demikian Haji Nan.
BBGRM ke XXI, RT 4 Kelurahan Maluhu Juara 1 Tingkat Provinsi Kaltim
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Provinsi Kaltim melaksanakan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-XXI tahun 2024.
Untuk tahun ini, prestasi tertinggi lomba RT tingkat provinsi mampu dipersembahkan oleh Kelurahan Maluhu Kecamatan Tenggarong.
Menanggapi penghargaan yang diraih ini, Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro mengaku sangat bangga dan senang karena salah satu RT di Kelurahan yang dipimpinnya mampu juara 1 tingkat Kaltim.
“Alhamdulillah Kelurahan Maluhu yang diwakili RT 4 jadi terbaik pertama dalam lomba RT tingkat provinsi,” kata Joko kepada korankaltim.com, Selasa (12/11/2024).
Diraihnya juara 1 ini berkat segala aspek yang menjadi penilaian lomba telah lengkap dan dimiliki oleh RT 4 Kelurahan Maluhu. Sebelumnya memang RT 4 Kelurahan Maluhu ini meraih juara 1 tingkat kabupaten, sehingga berhak mengikuti lomba RT tingkat provinsi.
“Hal-hal yang menjadi penilaian itu ya semua aspek, mulai pemberdayaan pemuda, pemberdayaan perempuan kemudian komunitas, pemanfaatan pekarangan lahan, pemanfaatan air hujan, jadi hampir semua kemudian peta-peta daerah rawan bencana terus fasilitas penunjang disabilitas ya seperti itu jadi aspek penilaian semua,” sebutnya.
Joko menegaskan terpenuhinya semua aspek ini tentu berkat partisipasi masyarakat dengan mendapatkan dukungan serta peran penting dari Pemkab Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) melalui programnya yaitu 50 juta per RT.
Program 50 juta per RT itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk masyarakat dan Joko mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder yang ada di seluruh Kelurahan Maluhu khususnya di RT 4 yang telah sama-sama bahu membahu membangun wilayahnya, membentuk wilayahnya.
“Sampai dapat juara tingkat provinsi ini kan luar biasa sekali, jadi seluruh lapisan masyarakat di wilayah itu berperan mulai dari kepemudaan nya, bapak-bapak nya ibu-ibu semua terlibat dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Penghargaan yang diraih ini tentunya untuk semua warga Kelurahan Maluhu,” demikian Joko.
Desain dan 12 Arena Dipersiapkan, Camat Pastikan Samboja Barat Siap Jadi Tuan Rumah MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Camat Samboja Barat, Burhanuddin menyampaikan berbagai tahapan mendasar telah dilakukan kegiatan Expose Persiapan MTQ tingkat Kabupaten Kukar ke-45 tahun 2024 di Kecamatan Samboja Barat, di Pendopo Wakil Bupati Kukar Tenggarong, Senin (25/11/2024).
Camat sekaligus Ketua Panitia MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten ini mengungkapkan, Kecamatan Samboja Barat siap menjadi tuan rumah gelaran MTQ tingkat kabupaten ini pada tanggal 2-8 Desember mendatang.
Burhanuddin dalam paparannya, menjelaskan mulai dari deskripsi elemen design MTQ Kukar ke-45 Samboja Barat yakni berupa Burung Enggang, Kubah dan Bulan Sabit, Al Quran, Batu Bara, Perahu, Gelombang dan Api serta Daun Hijau dan Emas.
“Design panggung lukis setinggi 10 meter dan lebar 30 meter, air bersih dari Perumda Tirta Mahakam, pemondokan menggunakan listrik PLN, kelistrikan arena utama 4 genset yang digunakan untuk lighting, sound, tenda dan cadangan. 11 arena lainnya listrik yang ada ditunjang dengan genset cadangan di setiap arena,” kata Burhanuddin dikonfirmasi korankaltim.com, Rabu (27/11/2024).
Burhanuddin melanjutkan untuk teknis transportasi para kafilah dan kontingen, pihak panitia menyiapkan 60 mobil dan 60 motor. Selanjutnya lokasi arena yang dipakai berjumlah 12 lokasi arena yang terletak di empat kelurahan dan desa.
Yaitu arena utama lapangan gelora remaja Margomulyo diperuntukkan MTQ golongan remaja, dewasa, tuna netra. Arena dua Masjid Hayatul Mubarokah Tani Bhakti untuk Tartil Al Quran, MTQ golongan anak-anak.
Arena tiga Masjid Al Mujahidin Margomulyo untuk tahfidz 20-30 juz, tafsir bahasa arab, Indonesia, Inggris. Arena empat Masjid Jami’al Hikmah Margomulyo untuk tahfidz 1, 5, 10 juz.
Arena lima gedung BPU Amborawang Darat dipersiapkan untuk Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), arena enam gedung BPU Tani Bhakti untuk Musabaqah Fahmil Quran (MFQ). Arena tujuh Masjid Al Hidayah Amborawang Darat untuk Qira’at Mujawwad.
Kemudian, arena delapan Masjid Al Qodri Sungai Merdeka diperuntukkan Qira’at Murattal. Arena sembilan SMPN 2 Amborawang Darat untuk Musabaqah Khattil Quran (MKQ). Arena 10 SDN 007 Margomulyo untuk Musabaqah Karya Tulis Al Quran (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadits (KTIH).
Arena 11 SDN 011 Sungai Merdeka diperuntukkan musabaqah hafalan 100/500 hadits, dan arena 12 SDN 039 Tani Bhakti untuk dai cilik. “Alhamdulillah, mulai dari desain hingga arena lomba semuanya sudah siap,” jelasnya.
Camat Upayakan Pembangunan TPA di Desa Sebulu Ulu
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Camat Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Edy Fachruddin mengatakan pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar tengah mengupayakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.
Usulan pembuatan TPA ini sudah dilakukan sejak 2023 lalu. Setelahnya pihaknya melakukan rapat intensif dengan pihak terkait guna menentukan lokasi mana yang tepat untuk dilakukan pembangunan.
Dari kajian yang dilakukan bersama DLHK dan atas persetujuan berbagai pihak akhirnya disepakati TPA akan dibangun di Kawasan Desa Sebulu Ulu Kecamatan Sebulu.
“Usulannya mulai 2023 masih pembuatan DED kemudian titik lokasi mencari tepatnya kemarin kan ada beberapa titik, dan akhirnya disepakati tepatnya di Sebulu Ulu,” kata Edy kepada Korankaltim.com, Senin (2/12/2024).
Ia mengungkapkan dari hasil rapat yang dilakukan, diketahui rencana desain TPA di Kecamatan Sebulu ini berkonsep multi fungsi yakni tidak hanya untuk pengolahan sampah namun juga didesain bisa dimaksimalkan untuk rekreasi wisata baru.
“Bukan hanya tempat buang sampah saja tapi bisa untuk rekreasi atau wisata jadi dibuat merubah paradigma kalau TPA itu bukan melulu tentang hal yang kotor, bisa jadi tempat wisata dan akhirnya bisa untuk pemasukan pemerintahan desa yang mengelolanya,” ungkapnya.
Saat ini tengah berproses di persoalan lahan, yaitu pihak desa menghibahkan ke kecamatan agar syarat yang diperlukan dapat terpenuhi. Untuk pengelolaannya nantinya dapat dilakukan pola kerja atau mekanisme lainnya namun yang bertindak sebagai pengelolanya adalah dari pemerintah desa melalui BUMDes.
“Luasan lahan mungkin sekitar 4 hektar. Kalau TPA yang sistem kecamatan itu bukan hanya Sebulu tapi kecamatan Muara Kaman juga bisa, namun untuk yang dibuat ini hanya bisa mengkover desa Segihan Sebulu Ilir Sebulu Modern,” terangnya.
Untuk masalah cakupan pihaknya tidak begitu mempersoalkan yang paling penting bagi Edy masalah pengelolaan sampah ini bisa tertangani dengan baik dan nanti di TPA itu juga akan dibuat proses pembuatan daur ulang serta bank sampah dan penggunaan teknologi yang mutakhir.
“Ya yang terpenting harapan kami bisa memberikan perubahan mindset kepada warga kami untuk mengelola sampah-sampah jangan lagi buang sembarangan,” demikian Edy. (Adv)
Editor: Erwin