Sekretaris Desa Perjiwa, Juharto, mengungkapkan bahwa sinergi antar kelompok tani menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama aktif antara 10 kelompok tani yang ada di desa.
“Desa Perjiwa memiliki luas lahan 40,67 hektar, kami mengupayakan hasil panen meningkat dengan cara yang efisien dan berkelanjutan,” jelas Juharto, Senin (2/12/2024).
Lanjut dia, semangat gotong royong yang terjalin antar petani juga memainkan peran penting dalam mendukung program pembangunan pertanian.
“Kolaborasi antar kelompok tani ini sangat penting untuk mendukung program pembangunan pertanian di desa,” bebernya.
Ke depan, Desa Perjiwa memiliki komitmen untuk memberikan dukungan lebih kepada para petani melalui pelatihan dan penyuluhan mengenai teknik pertanian modern.
Upaya kolaboratif yang dilakukan Desa Perjiwa ini diharapkan mampu membawa dampak positif, tidak hanya untuk petani lokal, tetapi juga bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah Kukar secara keseluruhan.
“Dengan luas lahan yang cukup besar dan berbagai kelompok tani yang aktif ini, kami berharap Desa Perjiwa dapat menjadi contoh sukses pengelolaan pertanian di Kutai Kartanegara,” tutupnya. (adv)
Editor: Erwin