Dalam dua tahun terakhir, MPP Kukar telah melayani sekitar 100 ribu masyarakat, dengan rata-rata kalkulasi kunjungan mencapai 250 orang per hari.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Sri Ridayani menyebutkan bahwa keberadaan MPP menjadi solusi atas kerumitan pengurusan dokumen.
“MPP menjadi tempat pelayanan satu pintu, masyarakat tidak perlu berpindah-pindah lokasi. Semua layanan yang dibutuhkan kini tersedia dalam satu atap,” ungkapnya kepada Koran Kaltim, Jumat (29/11).
Sebagaimana diketahui, MPP Kukar menghadirkan 27 BUMD dan OPD yang terdiri dari instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan daerah, hingga layanan perbankan. Namun, tempat pelayanan terfavorit Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menjadi daya tarik utama.
“Disdukcapil menjadi tempat terbanyak kunjungan, karena jenis layanan yang disediakan mulai dari perekaman KTP hingga pencabutan berkas. Tenant ini menjadi yang terlengkap di Indonesia dalam layanan kependudukan di MPP,” ujarnya.
Disdukcapil sebagai tenant paling ramai di MPP Kukar. Banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan ini untuk keperluan dokumen kependudukan, yang kini dapat diselesaikan dengan cepat tanpa perlu antre di banyak tempat.
Sri berharap MPP Kukar, dapat terus berkembang sebagai pusat pelayanan publik yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan masyarakat.
“Keberadaan MPP ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bentuk pelayanan terbaik yang kami berikan untuk warga Kukar,” bebernya.
Dengan inovasi ini, MPP Kukar tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga inspirasi bagi daerah lain dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern dan terintegrasi. (adv)
Editor: Erwin