Kepala DPMD Kukar Arianto didampingi Kepala Bidang Penataan Desa Atih Hayati mengatakan pentingnya program ini dilaksanakan karena merupakan sebuah inovasi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang sangat baik bagi peningkatan kualitas desa/kelurahan.
“Inovasi yang dilakukan dengan pendekatan data akurat dan detail DDP menggunakan metode pemetaan spasial dan statistik untuk mendapatkan data yang akurat dan rinci, mencakup aspek kependudukan, ekonomi, sosial, serta sumber daya alam dan infrastruktur desa,” katanya kepada Korankaltim.com, Selasa (26/11/2024).
Validasi dan verifikasi data dilakukan dengan ketat. Yakni data dikumpulkan, divalidasi, dan diverifikasi langsung di lapangan oleh tenaga terlatih, termasuk melibatkan peran aktif masyarakat desa dan tokoh lokal.
Pemetaan spasial berbasis teknologi menggunakan pemetaan berbasis GPS dan GIS untuk menciptakan peta tematik desa yang menggambarkan kondisi aktual secara visual dan detail.
“Kolaborasi dengan akademisi dan masyarakat desa, DDP melibatkan perguruan tinggi, seperti IPB, dan universitas lokal, serta memberdayakan warga desa dalam proses pemetaan, yang memperkuat hasil data serta meningkatkan literasi masyarakat,” ungkapnya
Selain inovasi yang disampaikan tadi, Atih juga menerangkan terkait kebermanfaatan DDP. Manfaat pertama yakni perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Pemerintah desa dan daerah dapat menggunakan data ini untuk merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Mendukung kebijakan publik dan penganggaran data yang akurat memudahkan pengalokasian anggaran, prioritas program, dan pengambilan kebijakan publik yang efisien dan berbasis bukti.
Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, informasi yang lengkap dan terbuka mendorong transparansi dalam pelaksanaan program pemerintah serta pengawasan oleh masyarakat.
Pemberdayaan masyarakat desa yang terlibat dalam proses DDP mendapat pengalaman dan keterampilan baru dalam pengelolaan data, yang dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat lokal.
Mendukung pemenuhan SDGs (Sustainable Development Goals). Data desa presisi membantu dalam mengidentifikasi capaian dan kebutuhan setiap desa terkait target SDGs, seperti pendidikan, kesehatan, dan ketahanan ekonomi.
“Manfaat yang terakhir yakni pengembangan ekonomi dan ketahanan sosial. Data ekonomi dan sosial yang akurat mendorong perencanaan program yang tepat untuk peningkatan pendapatan masyarakat desa serta menjaga ketahanan sosial di tingkat desa,” tegasnya. (adv)
Editor: Erwin