Kepala DPMD Kukar Arianto mengatakan pelatihan ini penting untuk memberikan pemahaman serta penguatan karakter masyarakat pedesaab yang ingin fokus pada dunia usaha. Terlebih untuk merubah mindset masyarakat pedesaan agar mampu menciptakan lapangan usaha dan tenaga kerja baru di wilayahnya dalam hal ini Desa Sungai Mariam.
“Sekarang jangan ada lagi warga desa yang berkeinginan untuk menjadi karyawan, mindset itu harus dirubah agar bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, artinya mindset nya berubah menjadi enterpreuner meskipun tinggal di desa,” katanya kepada Korankaltim.com, Selasa (26/11/2024).
Arianto berharap melalui pelatihan ini maka ke depan masyarakat desa yang dalam hal ini terdiri dari ibu rumah tangga ini bisa membuka peluang usaha baru sebagai bagian turut serta berkontribusi meminimalisir angka pengangguran di desa.
“Kami DPMD tentu berkewajiban mendorong agar masyarakat desa juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan sebagai wujud dukungan kita menekan angka pengangguran dari tingkatan desa-desa,” harapnya.
Pada pelatihan ini juga, DPMD Kukar berpesan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar ingin berusaha untuk dapat melakukan perencanaan dan kontrol yang baik serta konsistensi dalam berusaha.
“Yang penting adalah konsistensi. Perencanaan baik dan kontrol yang baik tapi tidak konsisten itu juga hal yang mustahil, jadi harus telaten menekuni usahanya,” demikian Arianto. (adv)
Editor: Erwin