Disampaikan Lurah Timbau, Martin menyebutkan pihaknya telah menjalankan pemberian makanan bergizi dengan sistem diantar langsung secara pintu ke pintu kepada anak yang berpotensi stunting.
Program ini dikolaborasikan dengan Kader PKK timbau, tujuan utama pemberian makanan bergizi ini menggugah semangat orang tua agar rutin memeriksakan anaknya ke posyandu dan memberikan makanan bergizi.
“Ada beberapa orang tua yang bekerja sehingga sulit datang ke Posyandu, dan memang ada dikategorikan tidak susah tetapi kurang pemberian makanan bergizi,” jelas Martin, Senin (25/11/2024).
Sementara, data anak yang terindikasi stunting sebanyak 24 orang, dan ini menjadi lokus dalam pemberian makanan bergizi yang juga dalam pendanaannya dianggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.
“Untuk 24 anak ini kita upayakan secara optimal, yang memang ada indikasi stunting dan faktor kesehatan sebagainya itu intervensi di ahli bidang kesehatan,” tuturnya.
Dengan langkah serius ini, Kelurahan Timbau beserta PKK dan Kader Posyandu gencarkan pemberian makanan ini setiap minggu yang nantinya dapat diterapkan oleh masing-masing orang tua, dalam pengelolaan makanan berprotein dan bergizi.
“Ini sebagai pencegahan stunting salah satu tolok ukur yang kita jetahui berkenaan dengan tinggi dan berat badan, sebelum masuk ke stunting kita intervensi dengan pemberian makanan bergizi,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur