Program ini bertujuan memperbaiki akses masyarakat serta mendukung peningkatan ekonomi lokal dengan mengembangkan akses infrastuktur pemukiman.
Plt Kepala Disperkim Kukar, M. Aidil menjelaskan bahwa selain meningkatkan aksesibilitas, perbaikan jalan ini bertujuan guna mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan keadaan rusak.
“Dengan akses jalan yang baik, masyarakat dapat beraktivitas lebih nyaman, baik dalam pekerjaan, sekolah maupun akses layanan publik,” jelas Aidil, Minggu (24/11/2024).
Kata Aid, perbaikan ini dianggarkan dalam APBD Perubahan 2024, selain itu pihaknya telah membangun sekitar 20 ruas jalan lingkungan dengan total panjang sekitar 3 kilometer, serta memperluas jaringan perpipaan yang dikelola oleh PDAM.
Aidil juga menyebutkan dalam kondisi geografis, di Kukar kini hanya dua desa di Kecamatan Tabang yang belum teraliri air bersih, di mana warga masih mengandalkan air hujan atau sungai.
Pengawasan juga dilakukan secara ketat, alokasi dana yang optimal, program peningkatan jalan dan jaringan air bersih ini diharapkan mampu diselesaikan sesuai target, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat Kukar segera dapat merasakan manfaat dari program ini, baik melalui perbaikan jalan lingkungan maupun akses air bersih,” tandasnya. (Adv)
Editor: Erwin