Dengan melibatkan Institut Pertanian Bogor (IPB) nyatanya implementasi program ini berlangsung cukup baik di Kukar, bahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim memberikan apresiasi kepada Pemkab Kukar karena memberikan dukungan yang penuh terhadap program ini.
Salah satu dukungan penuh yang diberikan Pemkab Kukar yakni dengan memfasilitasi drone untuk masing-masing desa demi sukses dan berjalan baiknya program ini di Kukar.
Atas dasar inilah, Kabupaten Tabanan Provinsi Bali melakukan kunjungan ke Kukar guna mengetahui lebih detail bagaiman program DDP ini bisa berjalan baik di Bumi Etam, Kamis (21/11/2024).
“Kami kedatangan kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan Provinsi Bali bersama dengan DPMPD provinsi Kalimantan Timur berkaitan dengan sharing program data desa presisi yang sudah dilaksanakan di Kutai Kartanegara,” kata Kepala DPMD Kukar Arianto kepada korankaltim disela-sela kegiatan.
Arianto menyebutkan ada keinginan dari Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk mengetahui seperti apa pelaksanaan program data desa presisi di Kukar, karena mereka disana menjadikan salah satu visi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan itu terkait data desa presisi namun sementara ini belum dilaksanakan.
“Nah Kutai Kartanegara yang tidak menjadikan itu sebagai visi misi sudah bisa melaksanakan, inilah yang menjadi keinginan mereka untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan data desa prestasi di Kutai Kartanegara,” sebutnya.
Dalam diskusi interaktif dan sharing informasi yang dilakukan, DPMD Kukar menerangkan bahwa pelaksanaan data desa presisi di Kutai Kartanegara ini berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor.
“Karena memang aplikasi itu dimiliki oleh IPB dan dari info sharing seperti itu mungkin mereka bisa menjalin kerjasama dengan IPB nantinya,” tegas Arianto. (Adv)
Editor: Erwin