Akmal Malik datang ke Kukar guna melakukan peninjauan ke Bawaslu dan KPU Kukar dalam memastikan logistik telah dipersiapkan dengan baik. Tak hanya di Kukar, Akmal Malik juga mengunjungi kabupaten/kota lainnya di Kaltim.
“Kami sedang meninjau kesiapan KPU dan Bawaslu Kukar, saya lihat Kukar ini sudah siap di tanggal 27 menurut saya cepat sekali, logistik ini juga dalam keadaan tersegel dan aman,” bebernya kepada korankaltim.com, Selasa (19/11/2024).
Ia telah menyarankan kepada KPU Kukar untuk mendistribusikan logistik ke setiap kecamatan pada 24 November, dan telah dijadwalkan wilayah terjauh dilakukan lebih awal guna mengantisipasi hal-hal di luar prediksi.
“Semisal ada kekurangan nantinya saat pendistribusian, ada waktu memperbaiki. Kita gak tau semisal tercebur ke sungai atau hal yang diluar prediksi,” ujarnya.
Sementara Bambang Arwanto menyebutkan pihaknya siap mengupayakan berbagai langkah memastikan Pilkada dalam keadaan aman dan kondusif.
Seperti diketahui Kukar termasuk salah satu daerah dengan tingkat kerawanan tertinggi di Kaltim, mencapai 44,48 persen. Oleh karena itu, sosialisasi netralitas ASN menjadi prioritas, dalam pengaplikasiannya dilakukan di tingkat RT.
“Kami sudah memetakan dari awal, Kukar menjadi daerah dengan kerawanan tertinggi di Kaltim. Karena ada incumbent dari TNI, kami terus lakukan sosialisasi netralitas ASN, dari praktik hingga penerapan di lapangan,” tuturnya.
Sosialisasi kepada ASN terus digencarkan hingga 23 November, langkah ini diharap dapat mencegah segala pelanggaran dan memastikan Pilkada berlangsung secara jujur dan damai.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar tetap datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), meski dalam prediksi BMKG 27 November akan hujan.
“Kita tahu mungkin cuaca kurang mendukung, mengingat ini hak pilih kita yang dilindungi undang-undang, kita ingin masyarakat datang ke TPS dengan menggunakan hak pilihnya,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin