Diketahui Kader Asman Toga Desa Muara Enggelam binaan Puskesmas Muara Wis yang mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam kompetisi ini yang diinisiatif Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 ini telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam mengembangkan dan memanfaatkan toga serta akupresur untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Pjs Ketua TP PKK Kukar Eryariyatin Bambang Arwanto mengatakan keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan bagi desa tersebut, tetapi juga bagi seluruh Kecamatan Muara Wis tak terkecuali bagi Pemerintah Kabupaten Kukar.
“Keberhasilan yang diraih Kader Asman Toga Desa Muara Enggelam tentubuah hasil kerja keras dan dedikasi seluruh kader, masyarakat dan petugas kesehatan di Desa Muara Enggelam,” kata Eryariyatin.
Dokter Yaya sapaan akrabnya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya dan berharap semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan program kesehatan tradisional di wilayahnya masing-masing.
Dirinya juga berharap agar program pemanfaatan toga dan akupresur terus dikembangkan dan diterapkan secara luas di seluruh Kabupaten Kukar.
“Kesehatan tradisional merupakan bagian penting dari upaya kita untuk meningkatkan pola hidup sehat dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat, oleh karena itu mari kita terus dukung dan kembangkan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang,” harapnya.
Sementara itu, Salah seorang Kades Asman Toga Desa Muara Enggelam Yuyun mengucap syukur alhamdulillah semua kerja keras yang sudah dilakukan membuahkan hasil yang sangat memuaskan, namun menurutnya pihaknya tidak langsung puas dengan hasil dan penghargaan yang sudah dicapai ini, namun akan tetap berusaha agar dapat lebih mengembangkan dan memanfaatkan toga dan akupresur bagi kebermanfaatan masyarakat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Puskesmas Muara Wis yang sudah bersinergi dan berkolaborasi dalam bekerja keras dalam mendorong kelompok kami untuk mandiri pemanfaatan toga dan akupresur serta memberikan pemahaman dalam memelihara dan meningkatkan status kesehatan serta mencegah dan mengatasi masalah/gangguan kesehatan ringan secara mandiri oleh individu, keluarga, kelompok, masyarakat dengan memanfaatkan toga dan akupresur,” ucapnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur