Kedua sektor ini dinilai memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan, mengingat luasnya wilayah Mangkurawang yang cocok untuk pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Lurah Mangkurawang, Ardiansyah menjelaskan sebelum rencana pemekaran yanh akan menjadi Desa Mangkurawang Darat, fokus pengembangan wilayah ini adalah pada pertanian, perkebunan, dan budi daya madu kelulut.
Selain itu, Mangkurawang Dalam juga akan mengembangkan budi daya ikan keramba. “Kami sudah kordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk mengadakan membantu pengadaan ces, perahu, serta keramba sungai dan terpal untuk budi daya ikan,” jelasnya.
Pihak Kelurahan juga bekerja sama dengan Dinas PU yang telah melakukan normalisasi sungai sejak tahun 2023. Saat ini masyarakat di wilayah Mangkurawang Dalam berperan aktif dalam menjaga kebersihan sungai untuk mencegah banjir, dengan kegiatan pembersihan rutin setiap minggu secara gotong royong.
Ardiansyah berharap, melalui pemekaran dan alokasi dana desa sekitar Rp2 miliar, Mangkurawang Darat dapat berkembang secara mandiri dan merata.
“Harapannya dana pengembangan infrastuktur terutama peningkatan akses jalan, adanya pemekaran ini kami berharap pembangunan ini berproses dan dapat memajukan Kelurahan Mangkurawang,” tutupnya. (Adv)
Editor: Supiansyah