“Upaya tersebut merupakan wujud komitmen Pemkab Kukar dalam arah pembangunan mewujudkan generasi Idaman, yaitu generasi Inovatif, Berdaya Saing, dan Mandiri yang nantinya akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengangkat nilai-nilai budaya dan saling mendukung kemajuan Kukar melalui Kebudayaan,” katanya.
Ahyani menegaskan, kebudayaan daerah Kukar sebagai bagian dari kebudayaan nasional namun masih perlu ditingkatkan eksistensinya melalui perlindungan, pengembangan, pembinaan, dan pemanfaatan budaya yang dimiliki.
Kabupaten Kukar mempunyai sejarah sebagai Kerajaan pertama di Indonesia yang bercorak Hindu, Kesultanan Kutai Kartanegara, sejarah pertambangan, dan Adat Budaya lainnya, dimana bisa dimanfaatkan nantinya sebagai daya tarik wisata berbasis budaya yang tidak dimiliki oleh daerah-daerah yang ada disekitar Kabupaten Kukar.
“Namun lebih dari itu, kegiatan yang dilaksanakan perangkat daerah semisal Duta Budaya Kukar Sadi dan Sengkaka serta kegiatan ajang budaya lainnya itu adalah momen penting dalam memperkuat identitas budaya, warisan yang harus kita jaga, lestarikan, dan kembangkan untuk kemajuan pembangunan Kukar,” harapnya. (Adv)
Editor: Erwin