“Di Kukar sendiri terdapat 25 ribu nelayan dan pembudidaya perikanan produktif dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kukar telah menyalurkannya melalui 4 program prioritas yang tercantum dalam Renstra OPD,” kata Sunggono.
Empat program prioritas itu yang pertama adalah nelayanku hebat, yakni program peningkatan kapasitas 6.000 nelayan wilayah pesisir agar mampu mengakses wilayah pengelolaan perikanan atau WPP.
Kedua, program ikanku lestari, merupakan program untuk menjaga dan mempertahankan stock sumber daya ikan di peraian umum dengan maksud mempertahankan keberlanjutan usaha perikanan tangkap bagi 9.000 nelayan diperairan umum.
Ketiga, program mandiri benih untuk meningkatkan kapasitas produksi benih unggul bagi 6.500 pembudidaya ikan air tawar dan 3.000 pembudidaya ikan air payau.
Keempat, program rumput laut bersinar, yaitu program yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas produksi rumput laut melalui intensifikasi 200 pembudidaya dan penumbuhan 800 pembudidaya baru. (Adv)
Editor: Erwin