Sunggono menjelaskan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Kartanegara telah menetapkan garis-garis besar pembangunan daerah sesuai dengan Visi “Mewujudkan Masyarakat Kutai Kartanegara yang Sejahtera dan berbahagia” yang kemudian diturunkan dalam lima poin misi dalam bingkai filosofi Kukar Idaman.
Idaman secara etimologi berarti sesuatu yang diharapkan, yang didambakan, yang dicita-citakan. Sedangkan secara terminologi merupakan akronim dari Inovatif, Daya saing dan Mandiri (Idaman).
Kukar Idaman adalah satu gerakan yang mengoptimalkan seluruh potensi daerah, dengan mendorong kreatifitas dan inovasi seluruh pelaku pembangunan dalam menciptakan daya saing dan kemandirian daerah yang didasari semangat kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah kabupaten, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk mewujudkan Kutai Kartanegara yang lebih baik.
"Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam percepatan pencapaian target pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam RPJMD salah satunya melalui penguatan pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi," ungkapnya.
Selain itu tambah Sunggono, sebagai upaya mengukur kinerja perangkat daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Bupati Nomor 12 Tahun 2024 tentang Pedoman Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Aparatur Sipil Negara serta untuk menjaring ide inovasi dan kreativitas dari berbagai pihak, menumbuh kembangkan dan memperkuat pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi demi mewujudkan Kutai Kartanegara yang Inovatif, berdaya saing dan mandiri.
"Dimotori oleh kawan-kawan Badan Riset Inovasi Daerah (Brida) melalui pekan inovasi, kita punya gerakan Satu Instansi Satu Inovasi (One Agency One Innovation) yang mewajibkan satu Perangkat Daerah atau Unit Kerja untuk menghasilkan paling sedikit satu inovasi pelayanan publik setiap tahunnya sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara," tegasnya.
Pekan Inovasi dan Kreativitas setiap tahunnya yang diselenggarakan Brida Kukar juga dimaksudkan untuk memotivasi dan memberi penghargaan kepada seluruh stakeholder baik Instansi pemerintah maupun masyarakat yang telah berinovasi dan berkreatifitas juga terlibat aktif dalam pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara juga untuk mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kualitas pembangunan demi terwujudnya Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia. (Adv)
Editor: Erwin