Selain itu juga pentingnya PJU bertujuan membantu mengurangi kecelakaan di malam hari dengan meningkatkan visibilitas. Dapat mengurangi kecelakaan pejalan kaki hingga sekitar 50 persen serta dapat membantu navigasi. Penerangan jalan juga membantu orang merasa aman dan dapat membantu mengurangi kejahatan.
Banyaknya fungsi dari manfaat PJU inilah menjadi dasar Pemerintah Desa (Pemdes) Benua Puhun Kecamatan Muara Kaman merealisasikannya di jalan kampung baik yang berada di sisi bantaran sungai maupun jalan menuju Lapangan Sepak Bola Gelora Haur Kuning serta akses jalan menuju Kampung Tanjung Karas, Kecamatan Muara Kaman.
“Untuk akses yang menuju Tanjung Karas kita pasang 30 titik dan akses yang di jalan kampung bantaran sungai sebanyak 56 titik,” kata Kepala Desa Benua Puhun, Ardinansyah kepada korankaltim.com, Selasa (12/11/2024).
Haji Nan sapaan akrab Kades Benua Puhun ini mengungkapkan, realisasi PJU ini bersumber dari dana desa dan pengerjaannya dimulai dari 8 Oktober 2024. Dalam teknis pemasangan PJU ini, pihaknya melibatkan partisipasi masyarakat desa dan perangkat desa di tingkatan RT.
“Semua RT bergerak kemudian LPM dan warga pun terlibat aktif karena memang ini menjadi kebutuhan bagi warga desa, dengan adanya penerangan di malam hari kan aktivitas masyarakat lebih mudah dan mampu mencegah hal-hal buruk seperti kenakalan remaja dan semacamnya,” ungkapnya.
Untuk pengisian voucher PJU setiap bulannya, Pemdes Benua Puhun menjalin kerja sama kolaboratif dengan salah satu perusahaan yang beroperasi di desa setempat. Pihaknya berharap PJU ini tidak hanya sampai disini saja, mengingat Desa Benua Puhun juga berdampingan dengan desa tetangga yakni Rantau Hempang dan Teratak.
“Masih sangat diperlukan lagi untuk akses lain yakni jalan penghubung antar desa yang menuju Tanjung Karas dan Desa Teratak, kami berharap Dinas Perhubungan dan Dinas Perkim bisa membantu merealisasikannya,” demikian Haji Nan. (Adv)
Editor: Aspian Nur