Terobosan melalui inovasi yang terus berkembang, kawasan perkebunan berbasis kawasan ini berhasil memenuhi sebagian besar kebutuhan sayuran segar untuk pasar ritel dan tradisional di Balikpapan.
Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menyampaikan bahwa hasil pertanian hidroponik dari wilayahnya telah mencapai 80 persen distribusi di pasar Balikpapan. “Kami bangga menjadi sentral pertanian hidroponik yang mampu menyuplai kebutuhan pasar ritel dan tradisional di Balikpapan,” jelasnya.
Berbagai jenis sayuran segar seperti selada, timun, dan tomat menjadi produk unggulan dari Samboja Barat. Sistem hidroponik yang digunakan memungkinkan produksi yang konsisten dengan kualitas tinggi, menjadikan Kecamatan Samboja Barat, sebagai pemain utama di sektor pertanian modern.
Burhanuddin menambahkan bahwa pihaknya akan terus berinovasi untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar. “Kami ingin berkontribusi lebih besar dalam menjaga ketahanan pangan di daerah ini,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin