Hal ini menjadi atensi tersendiri mengingat saat ini sudah menjelang akhir tahun. Hanya tersisa tujuh pekan saja lagi untuk efektif pekerjaan yang diharapkan bisa memaksimalkan serapan anggaran. “Kita ada tim optimalisasi penyerapan kinerja yang berkunjung ke OPD-OPD, sudah 2 bulan yang lalu kami berkunjung ke OPD sebagai tidak lanjut dari rakor yang dipimpin terakhir oleh pak sekda diminta untuk mengoptimalkan serapan,” kata Dafip.
Tim yang dikomandoi langsung Asisten III Setkab Kukar ini melakukan silaturahmi kunjungan ke perangkat-perangkat daerah bertujuan memotivasi dan membantu menyiapkan form yang dibuatkan untuk bagaimana membuat perencanaan penyerapan maksimal. “Jadi sudah kita buatkan form-nya bagaimana untuk tiap minggu itu mereka menyusun anggaran, kas-nya yang sudah tersedia untuk dicairkan, jadi tidak mengawang-awang tapi sudah sesuai dengan perencanaan misalnya berapa kebutuhan tiap minggunya,” ungkap Dafip.
Ia menyebutkan setelah didatangi oleh tim, para OPD langsung melakukan rapat-rapat internal konsolidasi dan hal itu juga dilaporkan kepada tim bagaimana progresnya. Di sisa waktu sekitar tujuh pekan lagi ini, Dafip berharap juga ada pengendalian untuk belanja modal sehingga bisa mendongkrak pada penyerapan APBD. Sejauh ini untuk OPD yang memiliki anggaran besar setelah dikunjungi oleh tim, mengaku optimis bisa memaksimalkan serapan anggaran.
“Optimis ini harus kita jaga untuk konsisten dengan perencanaan yang dibuat mereka, terakhir waktu kita habis datang itu form yang dibuat itu harus taat dia, kalau dia tidak taat bisa melenceng itu terhadap rencana aksi yang mereka buat,” harapnya. (adv)