Lurah Loa Tebu Rahimudin mengatakan, dalam prosesnya usulan pembangunan SMA di Kelurahan Loa Tebu ini sudah dilontarkan pada April 2024 ini. Dalam perjalanannya usulan ini disambut baik oleh semua pihak yakni organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari kabupaten hingga provinsi juga lembaga legislatif dan tokoh masyarakat Loa Tebu hingga pihak perusahaan tambang dalam hal ini PT Borneo Emas Hitam (BEH) semuanya bersepakat untuk memperlancar proses pembangunan SMAN 4 Tenggarong ini.
"Mulai bulan puasa, pak Salehuddin S.Fil karena Sida yang di komisi membidangi pendidikan, dari situ kami sambut dan kami mencari-cari siapa masyarakat yang mau menghibahkan tanah 2 hektar ini akhirnya saya cari-cari Alhamdulillah ada Pak Sadi (salah tokoh masyarakat Loa Tebu, red) menyambut itu, kemudian kami telusuri terus dan PT BEH juga bersepakat untuk mengalokasikan CSR nya melakukan pematangan lahan," kata Rahimudin kepada korankaltim.com, Minggu (3/11/2024).
Lurah menjelaskan lokasi pembangunan SMAN 4 Tenggarong ini bertempat di Jalan Cempaka RT 07 Kelurahan Loa Tebu. Awalnya tanah ini milik masyarakat namun sudah dibeli oleh PT BEH. Dalam perjanjian awal ketika tanah yang dibeli ini tidak terdapat kandungan batu bara nya maka PT BEH diminta untuk mengembalikan lagi bentuk tanah semula, terlebih lagi lokasi yang dimaksud direncanakan untuk dibangun sekolah. "Atas dasar itulah kami berani mengusulkan ke PT BEH, Alhamdulillah gayung bersambut mereka sepakat dan melakukan pematangan lahannya dimasukkan di CSR mereka," jelasnya.
Setelah rampung proses pematangan lahannya, saat ini sedang berproses pada pengurusan sertifikat tanah. Lurah Loa Tebu berharap tahapan proses yang telah dilakukan ini bisa diperlancar oleh pihak terkait, terlebih lagi maksud dan tujuan pembangunan SMAN 4 Tenggarong ini untuk mengakomodir jenjang lanjutan pendidikan anak-anak kampung asal Loa Tebu dan sekitarnya. Seperti diketahui bersama anak-anak Loa Tebu selama ini yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas harus berangkat kawasan kota Tenggarong dahulu karena di Loa Tebu hanya ada beberapa SD/MI sederajat dan satu SMP saja.
"Semoga diperlancar dan pembangunan SMA 4 segera terwujud sehingga bisa mengakomodir anak-anak kita yang ingin melanjutkan lulus dari SMP, bahkan bukan hanya anak-anak kita saja, tentu anak-anak kawasan lain misalnya Dusun Sirbaya Sebulu ataupun Kampung Kajang juga Loa Bukit seberang sini," demikian Rahimudin. (adv)