Salah satu upaya kemandirian ekonomi dengan menggiatkan kegiatan ekonomi kreatif seperti pengembangan potensi pariwisata yang ada di desa-desa. Inilah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selerong Kecamatan Sebulu dengan pengembangan obyek wisata alam berupa air terjun.
"Saat ini kami sedang giat pengembangan air terjun yang kita beri nama 'Air Terjun Sampai Kayangan', terbentuk secara alami, pohon kayunya besar-besar akar besar-besar air terjunnya pun baik," kata Kepala Desa Selerong, H Badrun kepada korankaltim.com, Rabu (29/5/2024).
Daya tarik air terjun yang terletak di Kilometer tiga RT 9 Desa Selerong ini nyatanya menggugah keinginan Bupati Kukar, Edi Damansyah untuk berkunjung lagi untuk kali kedua bersama komunitas sepeda motor trail beserta rekan-rekannya.
Badrun mengungkapkan, saat ini Bupati Kukar sudah datang sekali ke Air Terjun Selerong, kemudian nanti pada tanggal 7 Juni 2024, Bupati direncanakan akan datang mengendarai sepeda motor trail dan melaksanakan camping atau berkemah dengan rute kegiatan di kawasan air terjun.
"Saat ini belum dibuka untuk umum, namun kami sudah siapkan fasilitas WC, pos - pos dan jalannya kami siapkan walaupun jalannya hanya land clearance untuk jalan setapak namun sudah kami siapkan," ungkapnya.
Dikembangkannya air terjun alami ini, diharapkan akan menjadi salah satu pemasukan bagi desa dan meningkatkan ekonomi masyarakat. "Dengan keberadaan air terjun masyarakat bisa berjualan dan menangkap peluang ini dan itu lah dan sebagainya harapannya," harapnya.
Badrun menegaskan sejarah terbentuknya Air Terjun Sampai Kayangan memang secara alami terbentuk dari alam. "Sebelum saya lahir sudah ada dan Alhamdulillah tetap terjaga sampai sekarang dan itu secara pribadi sudah saya bebaskan sekitar 40 hektare dan ini saya hibahkan untuk desa, jadi tidak ada komplain masyarakat terkait klaim kepemilikan dan rebutan itu tidak ada, sudah saya beli semua dan hibahkan untuk menjadi aset desa," demikian Badrun. (Adv)
Editor: Maruly Z