"Bencana banjir memang hampir rutin setiap tahunnya terjadi, sehingga kami sudah mulai memitigasi daerah dampak banjir dengan rencana pengelolaan tata ruang dan kelola permukiman warga," kata Kepala Desa Muara Ritan, Ardy Maroni.
Melalui tata ruang dan kelola pemukiman, warga desa diharapkan tidak lagi membuat rumah di bantaran sungai. Nantinya pembangunan rumah warga ditempatkan di lokasi yang jauh dari wilayah banjir.
"Kita berikan edukasi dan sosialisasi agar pembangunan rumah bisa lebih aman dari banjir. Ada lokasi yang nantinya kita siapkan untuk pembangunan permukiman warga," tegasnya.
Selain berencana menata ruang permukiman warga, upaya lain untuk mewaspadai dan menanggulangi banjir yang hampir setiap tahun terjadi, pihak desa juga akan memenuhi fasilitas penunjang penanggulangan.
"Kita juga memersiapkan kelengkapan untuk evakuasi dan berbagai perlengkapan lainnya, seperti pembuatan dapur umum. Sehingga ke depannya kita sudah siap dengan kemungkinan terjadinya banjir," pungkasnya. (Adv)
Editor: Maruly Z