"Tahun 2024 ini, Kelurahan Timbau masuk dalam lokus stunting. Meskipun jumlah kasus stunting sudah berhasil ditekan, dimana pada tahun 2023 lalu ada 26 kasus dan di tahun 2024 ini berhasil turun menjadi 9 kasus saja lagi yang ditangani," kata Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhans.
Untuk itu, pihaknya memaksimalkan kerjasama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), salah satunya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. "Kerjasama ini dimulai dari mengoptimalkan kegiatan Posyandu dan juga membangun gedung Posyandu," ujarnya.
Lebih lanjut, Marten mengatakan bahwa ada dua unit gedung Posyandu yang akan dibangun di Kelurahan Timbau. Dimana pembangunan gedung ini juga diimbangi dengan kegiatan Posyandu yang terus dilaksanakan setiap bulannya. "Alhamdulillah tahun ini ada dua unit gedung Posyandu yang dibangun, setelah tahun lalu juga sudah dibangun satu unit Posyandu," tambahnya.
Dengan adanya penambahan gedung ini, diharapkan kegiatan Posyandu bisa semakin dimaksimalkan untuk menekan angka stunting. "Kita akan optimalkan peran Posyandu ini. Selain untuk menangani stunting, ini juga untuk mencegah terjadinya kasus stunting sejak dini," tutupnya. (adv)
Editor: Maruly Z