Adapun yang sudah terealisasi sejauh ini adalah TPI di Kota Bangun, Anggana dan Samboja, yang masih berproses adalah di Muara Badak. “Untuk yang di Anggana dan Samboja insyaAllah sebentar lagi akan diresmikan oleh Pak Bupati,” kata Muslik kepada korankaltim, Jumat (22/3/2024).
Ia menyebutkan TPI Anggana dan Samboja pembangunannya dimulai sejak tahun 2023. Keberadaan TPI diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk menggerakkan dan meningkatkan usaha nelayan.
“Dengan adanya TPI membantu memasarkan hasil tangkapan ikan. Untuk di kecamatan Samboja tahun 2024 ini akan dilengkapi, begitu juga dengan di kecamatan Anggana. Selain di dua kecamatan tersebut juga ada juga perbaikan dan peningkatan sarana prasarana bangunan TPI di Kecamatan Kota Bangun,” sebutnya.
Muslik berharap dengan beroperasinya tiga TPI ini maka bisa meningkatkan PAD khususnya sector perekonomian para nelayan. Walaupun bertahap nantinya, tapi bagaimana membiasakan para nelayan untuk melaksanakan bongkar muat di TPI yang ada.
“Yang pasti kita fasilitasi dulu TPI nya dan bagaimana nanti tindak lanjut, semoga nelayan bisa membiasakan untuk fungsi maksimal TPI di tiga tempat tadi,” harapnya.
Dirinya menegaskan, DKP Kukar juga ada rencana membangun TPI di Kecamatan Muara Badak. Saat ini masih tahap review Detail Engineering Design (DED) dan tahun lalu sudah selesai. “Mudah-mudahan tahun ini ada tahap lanjutan. Harapannya di 2024 tiga kecamatan sudah bisa beroperasi. Dan untuk TPI yang baru mau dibangun agar segera direalisasikan, agar memudahkan para nelayan menurunkan hasil tangkapannya,” tutup Muslik. (adv)