Disampaikan Camat Tenggarong, Sukono, para pedagang yang selama ini berjualan terpisah-pisah selama bulan Ramadan akan dijadikan satu di kawasan Masjid Agung dan Monumen Pancasila dengan total 180 pedagang yang akan mengisi lapak jualan.
"Semuanya akan berjualan sesuai di lapak yang telah disiapkan. Ada yang berjualan di Jalan Monumen Pancasila Barat, Jalan K H Dewantara, dan Jalan Panjaitan sebelah utara yang menghadap ke Sungai Tenggarong," ungkapnya pada Senin (11/3/2024).
"Terus yang di Jalan KH Dewantara khusus untuk baju muslim, parfum, dan lain-lain, termasuk mungkin nanti sofa dan sebagainya," tambahnya.
Pasar Ramadan terpusat ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mencari berbagai macam takjil di tempat yang sama, juga mengantisipasi lalu lintas yang dapat dan bakal mengganggu pengguna jalan lainnya.
Sukono menyebut, kendaraan akan dipusatkan untuk parkir di halaman Masjid Agung. Sehingga, masyarakat bisa berjalan kaki mencari takjil usai memarkirkan kendaraannya.
"Parkirannya dijadikan satu, Alhamdulillah bisa kompak semuanya nanti di Kota Raja. Orangnya belanja jalan kaki, mau di sebelah sisi barat, selatan, timur ada semua makanan," katanya.
"Ada yang atur (parkir), dari pengelola pasar malam, diatur sebaik mungkin lah. Insyaallah nanti akan diresmikan pak bupati," timpalnya. (Adv)
Editor: Maruly Z