Dijelaskan oleh Kepala Disketapang Kukar, Sutikno bahwa penundaan pelaksanaan kegiatan ini karena ada kendala teknis. Sebab, kegiatan tersebut perlu dimatangkan lagi agar bisa maksimal terlaksana.
"Kemarin memang beredar diundur hingga tanggal 19 Maret, tetapi ini masih belum pasti. Masih akan dirapatkan dan disiapkan lebih matang lagi," kata Sutikno.
Ada banyak faktor yang mesti dipersiapkan, salah satunya dengan memperhatikan keterjangkauan daya beli masyarakat. Apalagi saat ini akan memasuki bulan puasa Ramadan.
"Mungkin pelaksanaannya akan dilakukan menjelang akhir puasa Ramadan atau menjelang hari Raya Idulfitri," tambahnya.
Diketahui sebelumnya bahwa Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi harga dan mencegah inflasi. Dalam kegiatan tersebut nantinya akan dijual beberapa produk lokal, baik itu bahan mentah maupun bahan jadi dari berbagai dinas terkait. Seperti dinas pertanian dan peternakan, perikanan, perdagangan, koperasi serta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"Nanti akan diadakan rapat lanjutan lagi untuk waktu dan tempat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Harapannya masyarakat bisa lebih sabar lagi menunggu. Nanti pasti akan kita informasikan kembali," pungkasnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur