Kegiatan tersebut rencananya digelar selama tiga hari, mulai dari Sabtu (9/3/2024) hingga Senin (11/3/2024) di parkiran eks Tanjung, tepatnya di Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong. "Ada beberapa produk yang dijual, baik itu sektor pertanian, perikanan dan juga dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno pada Rabu (6/3/2024).
Gerakan pangan murah ini dijelaskan Sutikno juga untuk mengantisipasi inflasi terutamanya menjelang masuknya bulan Ramadan. Sebab, di saat bulan Ramadan ini biasanya ada tren kenaikan harga kebutuhan pokok. "Harapannya kegiatan ini bisa dihadiri oleh banyak masyarakat khususnya Kecamatan Tenggarong dan sekitarnya. Apalagi lokasinya dekat dengan lokasi car free day (CFD) setiap hari Minggu pagi," harapnya.
Lebih lanjut, untuk jumlah komoditas terutamanya beras yang akan disediakan dalam kegiatan ini, pihak Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog. Dimana ada sekitar 20 ton beras yang akan disiapkan dan dijual dengan harga terjangkau.
"Untuk harga beras ini di bawah Rp15 ribu per kilogram dan dijual dalam kemasan 5 kg. Mudah-mudahan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ditengah lonjakan harga terutamanya beras," terangnya.
Diketahui sampai saat ini, ada sekitar 40 tenda yang sudah disiapkan dan akan diisi berbagai komoditas untuk dijual dalam Gerakan Pangan Murah. Selain itu, pihak Dinas Ketahanan Pangan Kukar juga berencana memberlakukan pembatasan pembelian terhadap komoditi beras.
"Pembatasan ini dilihat dari ketersediaan beras nanti untuk mencegah adanya oknum nakal yang melakukan penimbunan. Kami juga meminta peran media agar membantu mengawasi jika ada mengetahui indikasi penimbunan," tutupnya. (adv)
Editor: Maruly Z