"Dalam Musrenbang ini, ada lebih dari 1.200 usulan yang disampaikan dari 12 kelurahan dan 2 desa. Dari jumlah tersebut, sekitar 260 usulan yang akan menjadi skala prioritas. Dimana 44 usulan diantaranya harus dilakukan di tahun 2025," kata Camat Tenggarong, Sukono.
Harapannya, untuk usulan tersebut bisa diakomodir oleh pemerintah daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Sehingga pembangunan di Kecamatan Tenggarong ini sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat ada di wilayah masing-masing.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Sukono bahwa untuk di tahun 2024 ini juga banyak yang akan dikerjakan sesuai perencanaan dan penganggaran. Skala prioritasnya juga tidak jauh berbeda dari tahun 2025 mendatang, seperti pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, infrastruktur, ekonomi, sosial dan budaya.
"Yang diprioritaskan adalah pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting, serta beberapa program unggulan yang harus dilaksanakan oleh pemerintah termasuk desa kelurahan dan kecamatan, pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat," bebernya.
Adapun untuk pembangunan infrastruktur diantaranya adalah perbaikan jalan penghubung antar desa dan kelurahan, dimana masih ada beberapa ruas jalan yang perlu diperbaiki, seperti jalan di Kelurahan Mangkurawang dan Bukit Biru.
"Kalau untuk konektivitas antar wilayah memang sudah ada, hanya perlu beberapa perbaikan karena longsor. Alhamdulillah tahun ini akan dikerjakan oleh Dinas PU, selain itu juga akan ada pengerjaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Ini untuk membantu masyarakat ketika malam hari dalam mencegah adanya tindakan kriminalitas," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Z