Seleksi kompetensi tersebut diikuti ribuan peserta dan dipusatkan di gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tenggarong hingga Sabtu (18/11/2023) mendatang.
"Para peserta ini mengikuti seleksi kompetensi untuk kebutuhan 1.500 formasi tenaga guru dan kebutuhan 1.499 tenaga kesehatan di tahun 2023," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Rakhmadi
Dijelaskan oleh Kepala Bidang pengadaan pemberhentian dan informasi BKPSDM Kukar, Joko Widiarto bahwa total pelamar untuk formasi ini mencapai 3.372 orang. Terdiri dari 1.526 pelamar tenaga guru dan 1.846 pelamar tenaga kesehatan.
Pelamar ini terdiri dari pelamar Non ASN sebanyak 2.413 orang, umum sebanyak 642 orang dan prioritas (P1) sebanyak 307 orang. Namun untuk P1 ini tidak lagi mengikuti tes karena sudah lulus passing grade tahun 2021 lalu.
Dari jumlah tersebut, dilakukan seleksi dan verifikasi berkas sehingga pelamar yang bisa mengikuti seleksi kompetensi ini berjumlah 2.980. Terdiri dari 1.401 untuk tenaga guru dan 1.579 tenaga kesehatan. "Sisanya sekitar 392 pelamar tidak memenuhi syarat sehingga tidak bisa ikut seleksi kompetensi," ujarnya.
Proses seleksi kompetensi ini setiap harinya dibagi menjadi tiga sesi, yakni sesi pertama mulai dari pukul 08.00-10.00, sesi kedua pukul 11.00-13.00 dan sesi ketiga pukul 14.00-16.00 WITA. "Kecuali untuk hari Jumat hanya dilaksanakan dua sesi serta Sabtu sebanyak satu sesi. Untuk hari Senin dan Selasa fokus untuk seleksi tenaga kesehatan. Sedangkan di hari Rabu sampai Sabtu fokus untuk seleksi tenaga guru," pungkasnya. (adv)
Editor: Maruly Zainuddin