Pelatihan dan bimtek yang dilaksanakan selama satu hari ini diikuti oleh unsur pimpinan hingga staf kantor DP3A Kukar. "Pelatihan dan bimtek ini dilakukan untuk semakin memantapkan kemampuan tentang penggunaan aplikasi Srikandi," kata Kepala DP3A Kukar, Bambang Arwanto melalui Sekretaris DP3A Kukar, Hero Suprayetno ketika dikonfirmasi pada Rabu (8/11/2023).
Dijelaskannya, aplikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah ini bertujuan untuk memudahkan administrasi surat-menyurat. Dimana selama ini kegiatan tersebut masih dilakukan secara manual hingga akhirnya menggunakan teknologi digital seperti sekarang.
"Semakin memudahkan, baik itu untuk koordinasi hingga pengarsipannya. Karena sekarang ini kan mobilitas pekerjaan sudah meningkat tinggi sehingga teknologi digital bisa menunjang pekerjaan yang dilakukan," tuturnya.
Lebih lanjut, melalui aplikasi ini maka akan terbangun sebuah sistem dan memudahkan penataan kearsipan. Dimana aplikasi ini juga sudah menjadi kebijakan dari pemerintah daerah untuk dilakukan oleh OPD hingga kecamatan.
"Sistem ini pengoperasiannya bisa pada perangkat lunak misalnya dari smartphone sehingga bisa lebih cepat. Kemudian didalamnya memiliki verifikasi yang jelas untuk mendukung dalam aktivitas pekerjaan," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin