Bertajuk Tuana Tuha Cup 2023, turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) secara resmi digelar di desa tersebut yang pembukaannya dihadiri Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Zukran, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar, H Ardinansyah Minggu (29/10/2023) kemarin.
Kades Tuana Tuha Tommy mengatakan, mereka bersyukur mendapat dukungan dari berbagai pihak atas terselenggaranya turnamen yang akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini.
“Terima kasih atas dukungannya dari semua pihak, turnamen ini kita selenggarakan bukti kepedulian kita pada pembinaan olahraga dan upaya peningkatan bersama prestasi olahraga sepak bola Kutai Kartanegara,” kata Tommy kepada Korankaltim Senin (30/10/2023).
Turnamen diikuti 45 tim menggunakan sistem gugur dan berakhir 26 November mendatang. Turnamen ini juga sebagai sarana promosi wisata kearifan lokal bagi Desa Tuana Tuha yang terkenal dengan olahan gula aren-nya ini.
“Mari keroan dengsanak kunjungi desa kami ada turnamen seru jua leh, kesini haje kami siap menyambut, Guleku (olahan panganan dari gula merah khas Desa Tuana Tuha, red) jua siap sedia untuk kita seberataan,” ucap Tommy.
Sementara Ardinansyah menyambut baik dengan semakin banyaknya turnamen sepakbola tarkam di beberapa daerah di Kukar. Dirinya atas nama Askab mengapresiasi pemerintah desa Tuana Tuha yang telah menggelar turnamen.
“Kami berharap, dari turnamen ini lahir pemain potensial. Dengan adanya turnamen maka akan menghidupkan pembinaan di daerah yang menyelenggarakannya. Saya berharap turnamen ini bukan hanya sekadar adu gengsi saja, tapi ada pembinaan yang dilakukan,” ungkap Haji Nan sapaan akrabnya.
Sebagai Ketua PSSI Kukar Haji Nan mengakui tidak bisa setiap waktu menjangkau daerah di Kukar untuk melihat pembinaan sepak bola di Bumi Etam. Untuk itu, melalui turnamen antar kampung ini bisa menjadi salah satu sarana pembinaan dan ini bentuk kerja kolaboratif antar stakeholder terkait.
“Kami berharap ke depan setiap kecamatan di Kukar terus melakukan kontribusi nyata dengan menyumbangkan pemain ke tim kabupaten. Karena kita sudah buktikan di Porprov 2022 di Berau, dengan materi putra daerah, Kukar bisa juara setelah penantian 27 tahun terwujud,” ujar Haji Nan.
Hal senada diungkapkan Zukran. Pemkab Kukar katanya mendukung penuh kegiatan positif seperti turnamen sepak bola antar kampung yang saat ini sedang menjamur.
“Bupati selalu mensupport kegiatan yang positif di bidang apapun, tak terkecuali sepak bola. Dari pemerintah kabupaten juga menyiapkan wadah berupa turnamen antar kecamatan bertajuk Bupati Cup yang akan digelar setiap tahun,” tegas Zukran. (Adv)
Editor: Aspian Nur