Data menunjukan, angka tingkat kecelakaan lalu lintas didominasi oleh anak pada usia sekolah. Hal ini menunjukan bahwa kesadaraan keselamatan berlalu lintas di jalan belum menjadi budaya pada kalangan anak usia pelajar.
"Berdasarkan kondisi tersebut pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara mengadakan kegiatan Salud (Sadar Lalu Lintas Usia Dini)," kata Junaidi kepada korankaltim.com, Senin (16/10/2023).
Junaidi menjelaskan, Salud ini merupakan kegiatan dalam rangka menanamkan dan membudayakan keselamatan berlalu lintas pada anak–anak usia dini. Diberikan edukasi baik menggunakan metode alat peraga, pembelajaran di kelas maupun dengan gerakan senam dan lagu.
"Atau kita namakan 'senam Salud, senam ini merupakan gerakan senam dan lagu bagaimana tata cara dan aturan yang benar dalam berlalu lintas. Diharapkan dengan metode senam Salud ini anak-anak usia dini akan lebih cepat memahami dan mengerti upaya kesalamatan berlalu lintas di jalan," jelasnya.
Kegiatan sosialisasi Salud dilaksanakan di seluruh kecamatan–kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara tentunya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, IGTKI, maupun HIMPAUDI baik yang ada di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
"Nantinya bunda-bunda PAUD akan menerapkan atau menyampaikan kembali pada anak didiknya masing-masing di lingkungan sekolahnya. Harapannya senam Salud ini bisa menjadi salah satu materi pembelajaran di lingkungan pendidikan PAUD di Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebagaiamana pada hari Sabtu 14 oktober 2023 kita melaksanakan di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Muara Badak dan Marangkayu yang dikuti oleh bunda-bunda PAUD yang ada di kecamatan tersebut," demikian Junaidi. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin