Hal ini ditunjukkan dengan dilaksanakannya pembangunan taman kota yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Taman kota yang sudah diresmikan beberapa waktu lalu ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah bersama perusahaan.
"Kami meminta seluruh perusahaan yang ada di Kukar ini dapat turut serta membantu pembangunan daerah, terutamanya perusahaan tambang, minyak dan perkebunan," kata Bupati Kukar, Edi Damansyah saat dikonfirmasi Rabu (4/10/2023).
Edi menegaskan kepada pihak-pihak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kukar agar bisa peduli terhadap pembangunan dan juga masyarakat.
"Jangan sampai hanya mengeksploitasi sumber daya alamnya kemudian meninggalkan banyak lubang tambang. Tapi bagaimana caranya bisa memberikan kontribusi pembangunan bagi daerah dan masyarakat," ucap Edi.
Edi mengambil contoh terhadap satu perusahaan yang berada di Kecamatan Tenggarong Seberang, yakni PT Kitadin. Perusahaan yang diketahui akan segera berakhir beroperasi tersebut diharapkan bisa meninggalkan manfaat kedepannya.
"Mungkin bisa dibangun bangunan monumental atau apapun itu yang membantu perekonomian. Sesuaikan dengan kebutuhan dilingkungan yang dekat perusahaan," ujar Edi.
Sejauh ini beberapa perusahaan yang sudah tergabung dalam forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Kukar sudah cukup berkomitmen. Hanya saja diminta agar komitmen tersebut bisa terus dijalankan dengan baik dan berkelanjutan.
"Beberapa perusahaan sudah menunjukkan komitmennya, harapan kami seluruh perusahaan yang tergabung dalam forum tersebut bisa terlibat aktif dalam pembangunan daerah dan juga bagi masyarakat," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur