Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna mengatakan, aplikasi ruangrunding dimaksudkan untuk menjaring aspirasi masyarakat luas dalam penyusunan rancangan awal atau draft dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kukar 2025-2045.
“Aplikasi ini diterbitkan agar seluruh masyarakat bisa turut berpartisipasi secara langsung dalam penyusunan rancangan awal RPJPD Kukar 2025-2045. Dengan harapan dalam penyusunannya akan ditemukan persamaan persepsi, serta masukan, saran, ide dan gagasan dari masyarakat secara luas,” kata Vanesa kepada korankaltim.com, Selasa (3/10/2023).
Nana sapaan akrabnya menjelaskan, dalam proses penyusunan dokumen rancangan awal RPJPD dimulai dengan menjaring isu-isu strategis di Kukar. Sehingga dipandang perlu untuk menjaring aspirasi secara langsung dari masyarakat luas. “Ruangrunding diharap mampu menjadi penghubung aspirasi masyarakat secara luas. Mengingat RPJPD ini akan menjadi acuan pembangunan Kukar dalam 20 tahun ke depan,” jelasnya.
Ia memaparkan, masyarakat yang berkeinginan menyampaikan masukan dan aspirasi untuk penyusunan RPJPD Kukar 2025-2045 bisa langsung bergabung di dalam aplikasi ruangrunding dengan mengunjungi alamat www.ruangrunding.kukarkab.go.id.
“Setiap masyarakat peserta diarahkan untuk mendaftar terlebih dahulu menggunakan akun email aktif ke www.ruangrunding.kukarkab.go.id. Aplikasi ruangrunding ini sudah kami share ke media sosial, media cetak, maupun di semua media informasi publik yang ada, agar dapat dan mudah diakses,” paparnya.
Masyarakat peserta yang sudah mendaftar menggunakan emailnya bisa ikut serta berunding guna memberikan masukan dan saran untuk Kukar dalam 20 tahun ke depan. “Ruangrunding hadir untuk penghubung aspirasi masyarakat luas agar RPJPD etam lebih baik untuk Kutai Kartanegara tercinta,” demikian Nana. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin