Proper Mantra Tricilnengah Larut ini dilaunching langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah yang pada kesempatan ini diwakilkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra Kukar, Didi Ramyadi di Pantai Jodoh, Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Sabtu (30/9/2023).
Didi Ramyadi menyambut baik dan mengapresiasi laporan implementasi proyek perubahan yang telah dibuat oleh Kepala Disperindag Kukar ini. "Karena jika kemudian apa yang digagas dalam laporan ini bisa terimplementasikan dengan baik, maka target RPJMD Kukar 2021-2026, untuk menyiapkan hilirasasi bagi petani rumput laut dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan," kata Didi yang merupakan mantan Kepala Dinsos Kukar ini kepada korankaltim.com, Senin (2/10/2023).
Kadisperindag Kukar, Arfan Boma Pratama menyatakan, Kukar berpotensi besar dalam upaya peningkatan nilai tambah komoditas rumput laut melalui hilirisasi industri. Karena ketersediaannya masih cukup besar dan mampu menggerakkan sektor ekonomi di wilayah pesisir.
"Kecamatan Muara Badak, sebagai salah satu daerah yang menjadi penghasil rumput laut, dengan budidaya gracilaria dilakukan di tambak serta air payau. Ketersediaan bahan baku rumput laut di Kecamatan Muara Badak, mencapai 10.626,10 ton sehingga Kecamatan Muara Badak didorong menjadi pusat manufaktur," ujar Boma.
Namun salah satu kendala selama ini menurut Boma adalah hasil para petani rumput laut saat ini tidak tertampung dan tidak ada hilirisasi pengolahannya sementara pemerintah saat ini tidak memperbolehkan lagi untuk ekspor rumput laut.
"Kenapa gagasan ini saya angkat menjadi Proper, supaya pembangunan pabrik rumput laut ini terkawal betul. Jangan sampai seperti tahun 2022 lalu kita sempat gagal lelang, tapi faktor utamanya adalah kurangnya keseragaman antar lintas OPD sehingga lelang gagal," ungkapnya.
Boma berharap bahwa laporan implementasi aksi perubahan ini nanti dapat menjadi jawaban bahkan solusi yang efektif dan efisien terhadap penyelesaian permasalahan tidak padunya pembangunan pada beberapa sektor.
Ia menegaskan dengan hilirisasi industri rumput laut maka bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir terutama bagi nelayan budidaya dan petani rumput laut. "Bahkan industri berbasis agro ini mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarkat, dan dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian Kutai Kartanegara secara keseluruhan," ucap Boma yang merupakan Mantan Camat Muara Badak ini. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin