Laduman, Permainan Tradisi Warga Jantur Saat Bulan Ramadan
1 menit baca1.117 kali dibaca

Penulis: M Yasin Handayan
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Desa Jantur di Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki tradisi cukup menarik yakni hiburan laduman yang dalam bahasa suku Banjar memiliki arti petasan.
Namun, petasan dimaksud bukanlah seperti yang dimainkan layaknya kembang api, melainkan petasan yang terbuat dari batang pohon bambu atau sejenisnya yang dirakit sedemikian rupa seperti sebuah meriam untuk menghasilkan suara sangat nyaring.
"Dibuat dari batang bambu, kalau untuk yang besar dibuat dari pohon mangga air. Adanya hanya saat bulan Ramadan serta sudah menjadi tradisi bagi warga Desa Jantur," kata Kepala Desa Jantur, Abdul Aziz pada Sabtu (24/6/2023).
Aktivitas menyalakan laduman yang sudah turun temurun dilakukan ini merupakan suatu kegiatan yang sangat ditunggu warga desa. Bahkan tidak jarang wisatawan yang datang untuk melihat laduman dari batang pohon bambu ini. "Laduman ini untuk penanda masuknya bulan Ramadan dan juga dipakai untuk pengingat waktu berbuka puasa," tambahnya.
Meski hanya ada di bulan Ramadan, harapannya tradisi unik ini dapat menarik minat wisatawan yang datang, sehingga dapat berdampak pada perekonomian warga setempat. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin










