Yakni, tempat wisata alam tumbuhan anggrek yang diberi nama Solong Pinang Habang. Menempuh waktu perjalanan kurang lebih 30 menit dari desa, tempat wisata ini ditumbuhi berbagai macam jenis tumbuhan anggrek. "Wisata alam bunga anggrek ini memiliki 7 varietas atau jenis dan berada di 7 titik. Kalau orang desa menyebutnya ada 7 tingkat," kata Kepala Desa Kahala, Mahlan.
Memiliki luasan kurang lebih sekitar 200 hektare, tempat wisata tersebut dikelola melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari dua desa, yakni Desa Kahala dan Kahala Ilir. Serta tempat ini sudah didaftarkan oleh Desa Kahala ke Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. "Tempat ini sudah bisa dikunjungi, tetapi memang masih perlu pengembangan. Terutamanya dari segi akses jalan yang masih kurang memadai," tambahnya.
Untuk itu, Pemdes Kahala terus berupaya dalam memperbaiki akses jalan menuju tempat wisata tersebut. Setelahnya, baru akan membangun dermaga, jembatan serta kapal fery untuk bisa digunakan. Sebab, bunga anggrek ini terdapat di sekitar kawasan danau dan Sungai Berambai. "Tumbuh secara alami di kawasan pegunungan dan rawa. Sehingga perlu pengembangan lebih lanjut agar nanti dapat menarik perhatian para wisatawan," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin