Kepala Desa (Kades) Loa Duri Ilir, Fakhri Arsyad yang menjadi inisiator terlibat langsung bersama dengan warga sekitar untuk mewujudkan tempat pembuangan sampah menjadi pusat wisata desa.
"Kita membersihkan dan merapikan area yang tadinya dipenuhi sampah, serta menambahkan berbagai hiasan dan fasilitas yang menarik," kata Fakhri Arsyad saat dihubungi Minggu (18/6/2023).
Tempat yang tadinya menjadi tumpukan sampah kini sudah menjadi taman indah yang dilengkapi dengan jalur untuk jogging, bangku-bangku kayu, dan area rekreasi keluarga.
"Dimulai sejak dua tahun lalu, kini sudah ada penambahan fasilitas lainnya seperti kolam renang dan wahana flying fox," tambahnya.
Selain menonjolkan diri sebagai tempat wisata yang bisa dikunjungi, kawasan tersebut juga mengembangkan usaha di sektor perkebunan seperti salak, jambu kristal serta budidaya burung puyuh dan ulat magot. "Untuk kebun salak, tahun ini sudah mulai produksi dan mulai ada hasil," ujarnya.
Tempat wisata ini diharapkan ke depannya bisa menjadi destinasi wisata pilihan para wisatawan lokal, nasional hingga mancanegara yang datang berkunjung ke Kabupaten Kukar, sehingga dapat bermanfaat langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin