Perhatian yang sangat besar ini tentu saja diharapkan dapat memacu semangat bagi para petani dan juga nelayan yang ada di Kukar. Sehingga dapat berkontribusi di bidang pembangunan melalui hasil produksi yang bisa dibanggakan.
"Untuk itu diharapkan bisa menggali potensi dan lebih berinovasi lagi. Mengingat wilayah Kabupaten Kukar ke depannya menjadi bagian dari Ibu Kota Nusantara (IKN)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono.
Dia mencontohkan, bahwa potensi maupun inovasi yang dimaksud misalnya seperti hasil produksi yang memiliki keunikan ataupun nilai tambah. Sebab hal ini nantinya yang secara tidak langsung akan lebih cepat dikenali dan dicari dalam memenuhi kebutuhan.
"Ya, misalnya saja seperti semangka, pada umumnya memang berbentuk bulat. Kenapa tidak bisa diproduksi dengan berbagai bentuk. Atau komoditi lainnya yang bisa memperlihatkan keunikan yang dapat menjadi nilai tambah," bebernya.
Hal-hal tersebut dikatakannya bukan tidak mungkin untuk dilakukan, sebab sekarang ini sudah banyak daerah yang melakukannya. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong agar para petani di Kukar tidak kalah bersaing ke depannya.
"Caranya dengan selalu menambah wawasan dan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam memajukan pertanian," tambahnya.
Lebih lanjut, Sunggono juga mengungkapkan bahwa pengembangan dan penguatan sektor pertanian yang dilakukan oleh pemerintah daerah di wilayah Kukar bukan hanya sekedar berfokus pada kegiatan menanam dan mengambil hasilnya.
"Tetapi bagaimana kita sebagai pemerintah daerah membantu dan mengupayakan peningkatan perekonomian. Tentunya dengan tujuan agar para petani bisa sejahtera," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin