Program yang dijalankan tersebut dengan cara memberikan pelatihan dan pendidikan kepada calon tenaga kerja. Tujuannya tak lain agar calon tenaga kerja bisa memiliki keahlian ataupun kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
"Program Kukar Siap Kerja terus kita lakukan, untuk target tahun 2023 ini, bisa kita latih sekitar 400 orang tenaga siap kerja," kata Pelaksana tugas (Plt) Distransnaker Kukar, Moh Hatta pada Jumat (9/6/2023).
Pelatihan yang diberikan oleh Distransnaker Kukar tersebut meliputi berbagai sektor. Mulai dari sektor pertambangan, perkebunan dan lain sebagainya.
"Harapannya program Kukar Siap Kerja ini jadi jembatan bagi anak muda dan bertalenta agar bisa bekerja di perusahaan, instansi dan sebagainya," ujarnya.
Diterangkannya, program ini sekaligus untuk membantu mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan di Kukar. Khususnya dalam program Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan (RBPK) yang menjadi salah satu fokus pemerintah daerah.
"Saya juga mengimbau beberapa perusahaan bisa ikut berperan serta dalam menyiapkan tenaga kerja di Kukar. Seperti salah satu perusahaan yang baru-baru ini bekerja sama dengan Distransnaker Kukar dalam menggelar pelatihan tenaga kerja khususnya operator mesin/mobil," bebernya.
Selain memberikan pelatihan kompetensi tenaga kerja yang telah disebutkan, Distransnaker Kukar dalam waktu dekat akan melaksanakan pelatihan keterampilan menjahit.
"Untuk tahun ini nanti agak unik, karena sasarannya adalah para janda yang belum atau tidak memiliki pekerjaan. Pelatihan keterampilan ini nantinya bisa mereka gunakan dalam berwirausaha," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin