"Benar, sudah ada dua titik Karhutla yang terjadi. Pertama di Kecamatan Muara Wis pada bulan Mei dan yang kedua pada hari Minggu (4/6/2023) kemarin di Kecamatan Samboja," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kukar, Fida Hurasani pada Selasa (6/6/2023).
Dijelaskannya, dua titik lokasi terjadinya Karhutla ini merupakan hamparan luas lahan kosong, bahkan kejadian di Muara Wis beberapa waktu lalu merupakan lahan gambut. Sedangkan Karhutla di Samboja merupakan daerah hutan yang dekat dengan pantai.
Untuk Karhutla di Samboja, BPBD sebelumnya sudah mendapat peringatan adanya titik panas di wilayah tersebut, bahkan Camat Samboja juga membenarkan adanya kejadian Karhutla di wilayahnya. "Setelah memastikan benar adanya kejadian ini, langsung dikirimkan anggota agar bisa berkoordinasi dengan tim lainnya yang sudah berada di sana (Samboja) untuk penanganannya," bebernya.
Tim gabungan dari berbagai unsur terus berupaya untuk mencapai titik lokasi api. Upaya tersebut berhasil memadamkan api yang merambat menjelang waktu malam hari. Disampaikan Fida, untuk penyebab Karhutla ini memang belum bisa dipastikan, apakah karena faktor alam yang memang sekarang sudah memasuki musim kemarau atau bukan.
Sebab, berdasarkan pantauan kelembapan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) didapatkan wilayah Kalimantan dan khususnya di Kukar masih dalam batas aman dan tidak berpotensi menyebabkan timbulnya titik api. "Kalau untuk suhu panas berkisar antara 33-35 derajat celcius," ucapnya.
Menurut Fida, dengan suhu seperti ini tidak berpotensi menyebabkan kebakaran dengan sendirinya. Apalagi ditambah dengan data masih tingginya kelembapan tanah saat ini dari BMKG. Sehingga memunculkan kecurigaan, Karhutla dikarenakan ada aktivitas dari oknum masyarakat.
Untuk itu, BPBD Kukar juga mengimbau kepada kepada seluruh masyarakat agar dapat waspada dan berhati-hati. "Kami mengajak seluruh masyarakat agar bisa bersama-sama untuk waspada dan menjaga hutan agar tidak ada kejadian kebakaran serupa seperti ini lagi," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin