Ia mengatakan gotong royong di Desa Muara Badak Ilir rutin diselenggarakan, hal ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan dan persatuan antar masyarakat desa di semua golongan.
"Tidak hanya seremonial peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) saja, kami di Desa Muara Badak Ilir rutin melaksanakan gotong royong bersih-bersih lingkungan sekitar bisa sebulan 2 kali bahkan lebih, yang pasti dalam satu bulan itu kami pasti ada lakukan gotong-royong," kata Sudirman kepada korankaltim.com, Rabu (31/5/2023).
Hal senada ditambahkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muara Badak Ilir, Iskandar menegaskan untuk gotong-royong kali ini ada beberapa titik yang menjadi fokus kegiatan namun tetap mengutamakan empat sektor penting yakni kepemudaan, kesehatan, pendidikan dan kerukunan umat beragama.
"Kemarin itu kami serentak membersihkan lingkungan di kawasan lapangan, sekolahan, posyandu dan tempat pemakaman umum. Semoga kerukunan warga Desa Muara Badak Ilir ini terus menginspirasi bagi desa lainnya di Kutai Kartanegara khususnya di Kecamatan Muara Badak," tegas Iskandar.
Sebagaimana diketahui peringatan BBGRM bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju penguatan integrasi sosial melalui kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan.
Kegiatan BBGRM yaitu implementasi dari permendagri nomor 42 tahun 2005 yang searah dengan prioritas program Kerja Kukar Idaman.
"Untuk Desa Muara Badak Ilir sendiri dilaksanakan 22 Mei di beberapa titik, Lapangan sepak bola RT 02 pinggir jalan raya, perbatasan Badak 8, seputaran Kantor Desa Badak Ilir, Posyandu Mawar Putih, SMP Negeri 1 dan Seputaran Kuburan Muslimin Rt.01. BBGRM Desa Muara Badak Ilir adalah peserta terbanyak yaitu sekitar 200 orang, yang terdiri dari Kades, BPD, Perangkat Desa, LPM, Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, UPT Dinas, tim pendamping BBGRM Kecamatan, Babinsa dan anak-anak sekolah SMP 1 Muara Badak," demikian Iskandar. (Adv)
Editor: Rusdianto