Hal ini menurut Hendra, sebagai ajang silaturahmi seluruh keluarga besar Kecamatan Muara Kaman yang bisa menjadi acara puncak dalam memperkenalkan Kecamatan Muara Kaman sebagai kawasan yang memiliki kekayaan budaya sejarah.
Hendra mengatakan, Kecamatan Muara Kaman menjadi salah satu daerah yang terkenal akan budaya sejarah nya. Inilah yang terus sama-sama kita ingin pelihara dengan rutinnya kegiatan berskala besar seperti pekan lalu.
“Etam pekan lalu seberataan sukses menggelar Reuni Akbar Keroan Keluarga Muara Kaman yang dipusatkan di tengah-tengah perbatasan Desa Muara Kaman Ulu dan Muara Kaman Ilir, di Tugu Pahlawan Muso Bin Salim,” kata Hendra kepada korankaltim.com, Jumat (26/5/2023).
Hendra menegaskan berkumpulnya seluruh lapisan masyarakat yang berasal dari Muara Kaman akan menambah gaung Kecamatan Muara Kaman lebih luas lagi, sehingga daya ungkit ekonomi dan kesejahteraan social bagi warga Muara Kaman secara keseluruhan akan lebih meningkat lagi dan siap bersain dan mengisi pembangunan ketika Ibu Kota Negara (IKN) kelak benar-benar sudah pindah di Kaltim.
“Kecamatan Muara Kaman sebagai salah satu daerah tonggak perjuangan bangsa dan sejarah kerajaan Hindu tertua di dunia. Muara Kaman ini kita ingin gaungnya bisa luas lagi, karena kita ada catatan sejarahnya, disini ada prasasti, potensi juga besar status kerajaan Hindu tertua di dunia ada disini, nah inilah yang harus kita angkat, dan kita akan semakin kuat menyambut IKN, jangan kita hanya jadi penonton nantinya,” tegasnya.
Sebagai informasi, pada kegaitan Reuni Akbar ke-3 Halalbihalal Keroan Muara Kaman tahun ini, Hendra bertindak sebagai Ketua Panitia pelaksanaan. Kegiatan berlangsung meriah diawali dengan berkumpul bersama, ziarah ke makam pahlawan dan museum Lesong Batu kemudian olahraga zumba dirangkai pembagian doorprize. (Adv)
Editor: Rusdianto