Terkait dengan hal itu, berbagai kesenian tradisional dan juga hiburan bakal disuguhkan untuk menghibur masyarakat sekitar, diantaranya atraksi bela diri dari Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Kukar juga kesenian tradisional reog serta jaranan yang sudah berlangsung Kamis (18/6/202) malam kemarin.
"Ada panggung hiburan yang kami dirikan untuk digunakan dalam menampilkan kesenian tradisional dan hiburan bagi masyarakat," kata Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro kepada Korankaltim.com, Jumat (19/5/2023).
Kesenian dan hiburan yang ditampilkan ini diberikan oleh perwakilan tiap Rukun Tetangga (RT) secara bergiliran setiap malamnya, baik itu dari organisasi ataupun perkumpulan yang ada di wilayah Kelurahan Maluhu.
"Panggung dan tenda sudah disiapkan karena memang untuk mendatangkan masyarakat. Ini bertujuan untuk menghidupkan stand UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) disekitar lokasi acara," papar Tri Joko.
Selain memberikan hiburan bagi masyarakat, rangkaian festival HUT Kelurahan Maluhu ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian. Terutamanya bagi pelaku UMKM yang dilibatkan dari awal hingga akhir kegiatan ini.
"Puncaknya pada tanggal 22 Mei pekan depan, rencananya dihadiri Bupati Kukar dan akan ditutup dengan pagelaran wayang semalam suntuk," tambahnya.
Melalui festival ini diharapkan khususnya bagi masyarakat Kelurahan Maluhu untuk dapat bersama-sama memajukan wilayah dan daerah bersama dengan pemerintah. Agar Kelurahan Maluhu ini tidak kalah dengan kelurahan lainnya.
"Apalagi pembangunan di Kelurahan Maluhu saat ini sudah cukup baik, tinggal kita menjaga dan merawatnya dengan sebaik mungkin," tutup Tri Joko. (Adv)
Editor: Aspian Nur