Terlihat dari apa yang sudah dilakukan oleh beberapa desa seperti Desa Prangat Baru, Prangat Selatan dan desa lain disekitarnya. Sejumlah desa ini telah mengembangkan perkebunan Kopi Luwak dan bahkan diwilayah tersebut juga sudah berdiri Kampung Kopi Luwak.
"Disana sudah ditetapkan sebagai Kampung Kopi Luwak sebagai brand nya, ini juga sudah mulai bergerak," kata Bupati Kukar, Edi Damansyah.
Edi sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemerintah kecamatan, desa dan juga masyarakat setempat terkait perkebunan kopi ini. Serta sangat berharap kedepannya bisa menjadi kawasan yang lebih besar lagi.
"Yang patut diapresiasi, kelompok tani disana semuanya ikut semua membudidayakan ini," tambahnya.
Memiliki luasan lahan yang hampir mencapai 60 hektar, produksi Kopi Luwak di kecamatan ini cukup berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Ditambah lagi hasil produksi kopi tersebut juga sudah banyak yang dipasarkan ke luar pulau bahkan hingga menarik perhatian negara tetangga.
"Tentunya potensi dari Kopi Luwak di wilayah ini dapat membantu mendongkrak perekonomian. Pemerintah daerah juga pastinya akan mendukung dan mendorong agar bisa terus semakin berkembang kedepannya," tutup Edi. (Adv)
Editor: Aspian Nur