Diisetiap kesempatan Edi selalu menyampaikan peningkatan sektor pertanian dalam arti luas harus melibatkan semua pihak dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.
Hal itu diterjemahkan dengan baik oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Kartanegara yang mengalokasikan sejumlah anggaran untuk mendukung sektor pertanian ditahun 2023 ini.
Kepala Disbun Kutai Kartanegara HM Taufik mengatakan, instansinya siap mengalokasikan anggaran sebesar Rp45 miliar dalam APBD Murni 2023 ini.
“Anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan bibit dan herbisida untuk lahan seluas 328 hektare, pembangunan, pemeliharaan dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian, pembangunan, pemeliharaan dan rehabilitasi embung, serta pembangunan jalan usaha tani dan pintu air” kata Taufik kepada korankaltim.com, Selasa (9/5/2023).
Disbun Kukar juga akan melakukan kegiatan seperti pengadaan bahan kimia pemeliharaan kebun, pengadaan benih aren untuk Desa Handil Terusan Kecamatan Anggana, benih kakao dan benih karet, pengadaan benih kelapa sawit, benih kelapa, pupuk majemuk dan organic dan benih kopi.
“Kami juga akan melaksanakan program pembangunan rehabilitasi jalan usaha perkebunan di Desa Salo Cella. Pembangunan embung perkebunan di Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu senilai Rp230 juta, pembangunan pintu air kebun kelapa di Muara Jawa senilai Rp120 juta dan pembangunan rehabilitasi jalan usaha tani perkebunan di Desa Salo Cella (Bankeu) senilai Rp24 juta yang telah selesai dilaksanakan dari total Rp 265 juta” tutup Taufik. (adv)