Menjadi pembina apel, Bupati Kukar, Edi Damansyah menyampaikan bahwa gotong royong harus diaktualisasikan dan diwujudkan dalam tindakan nyata pada kehidupan sehari-hari.
"Gotong royong ini harus dimaknai, bukan hanya sebagai slogan, kata-kata atau bahkan jargon. Tapi ada tindakan nyata," ucap Edi.
Sambung Edi, ditengah kehidupan sekarang yang cenderung kearah individualistis dan kompetitif, semangat gotong royong ini tidak mudah untuk dijalankan. Sebab banyak yang lebih menyukai kerja sendiri daripada kerja bersama-sama.
Oleh karenanya, BBGRM ini merupakan momentum yang tepat untuk mengingatkan tentang arti pentingnya gotong royong. Terutamanya bagi generasi penerus yang akan memikul sejarah kedepan.
"Untuk itu kita perlu menanamkan semangat gotong royong kepada anak-anak kita, kepada generasi muda kita, sebab merekalah calon pemimpin masa depan," harapnya.
Pencanangan BBGRM tahun 2023 ini mengusung tema Wujudkan Kukar Idaman melalui semangat Betulungan Etam Bisa sebagai Implementasi Nilai Luhur Gotong Royong. Serta ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah didampingi Ketua PKK Kukar, Maslianawati Edi Damansyah.(adv)
Editor: Rusdianto