"Selama libur Idulfitri, stok darah di PMI Kukar tergolong aman. Kemarin kita ada mendapatkan sekitar 200 lebih kantong darah," kata Ketua PMI Kukar yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Kukar, Ismed pada Rabu (19/2/2023).
Stok kantong yang didapatkan tersebut berasal dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Sekolah Polisi Nasional (SPN) Polda Kaltim di Jonggon, Kecamatan Loa Kulu.
Diterangkan Ismed, permintaan kantong darah yang sifatnya fluktuatif ini memang menjadi tantangan berat yang harus bisa dihadapi. Untuk itu, berbagai perbaikan pola donor darah terus dilakukan guna menjaga ketersediaan darah.
"Untuk itu, kita lakukan beberapa pola perubahan kegiatan khususnya di bulan Ramadan ini. Sebab, kebanyakan masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa. Sehingga kegiatan donor darah tidak mungkin dilaksanakan seperti waktu biasanya," tambahnya
Perubahan pola tersebut adalah dengan melakukannya pada waktu malam hari di beberapa masjid. Khususnya bagi umat muslim yang telah selesai melaksanakan ibadah salat tarawih. Kemudian bagi masyarakat yang non muslim, dilakukan pada setiap hari Minggu setelah dilaksanakannya peribadatan di gereja.
"Jadi dengan upaya yang sudah kita lakukan tersebut, selama satu minggu ke depan dipastikan stok kantong darah PMI Kukar cukup untuk dua rumah sakit. Yakni RSUD AM Parikesit Tenggarong dan RSUD Dayaku Raja Kota Bangun," jelasnya.
Sementara itu, untuk kebutuhan darah dengan golongan darah tertentu yang mungkin diperlukan sewaktu-waktu. Ismed mengatakan hal tersebut juga sudah dikoordinasikan dan diantisipasi.
"Ada kita buatkan grup untuk pendonor khusus bagi golongan darah tertentu yang sulit didapatkan, seperti golongan darah AB. Sehingga jika nanti diperlukan, kita bisa langsung sharing di grup-grup tersebut," pungkasnya. (Adv)
Editor: Supiansyah