Even berjalan sukses dan berhasil mengkolaborasikan dua kegiatan yang sangat bermanfaat bagi Kukar. Yakni kegiatan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) dan Ekonomi Kreatif (Ekraf).
"Saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami melihat bahwa ini mampu mensinergikan dan dikolaborasikan dengan baik," kata Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono.
Gelaran festival yang berlangsung selama tiga hari ini disuguhi juga dengan beberapa tampilan musik, kuliner, mengaji, salat maghrib, isya dan tarawih serta dilanjutkan dengan hadroh dan tausiyah dari para habib.
"Semoga hal tersebut menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah," harapnya.
Sunggono juga berharap kegiatan ini kedepannya bisa dilaksanakan rutin setiap tahun dan semakin banyak lagi yang dilibatkan, terutamanya untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sehingga apa yang ingin dicapai bersama melalui program Kukar Kaya Festival memiliki efek kepada ekonomi kreatif untuk dapat lebih maju. "Kami berharap dengan adanya event yang kita laksanakan sepanjang tahun 2023 ini mampu menggerakkan perekonomian Kukar," tutup Sunggono.
Sementara Ketua Ekraf Kukar Akbar Haka menyebut kegiatan yang berlangsung pada tanggal 14-16 April 2023 ini dihadiri 20 tenant UMKM yang terdiri dari berbagai macam kuliner. UMKM ini dibuka sejak dari sore hari untuk menunggu waktu berbuka puasa.
"Selama tiga hari tersebut, hasil perputaran uang mencapai hampir Rp150 Juta dari tenan yang ada disini. Kedepannya akan semakin banyak kami libatkan UMKM guna mendorong perekonomian Kukar," sebut Akbar. (adv)